Abstrak


Studi tingkat efektivitas pelayanan fasilitas pendidikan sebagai salah satu indikator mewujudkan kota layak anak (Studi Kasus di Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta)


Oleh :
Asnia Ervita - I.0607030 - Fak. Teknik

Sejak disahkan Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia No. 2 Tahun 2009 tentang Kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak maka sudah seharusnya kabupaten/kota memiliki kewajiban untuk mewujudkan Kota Layak Anak. Terdapat 7 bidang yang menjadi indikator Kota Layak Anak yaitu pendidikan, kesehatan, sosial, hak sipil dan partisipasi, perlindungan hukum, perlindungan ketenegakerjaan, serta infrastruktur. Namun, penelitian ini fokus pada bidang pendidikan dengan pertimbangan bahwa pendidikan memiliki bobot yang sangat penting dalam memenuhi kota layak anak. Implementasi model kota layak anak diharapkan efektif melayani kebutuhan anak khususnya dalam fasilitas pendidikan sehingga muncul satu pertanyaan penelitian yaitu bagaimana tingkat efektivitas pelayanan fasilitas pendidikan untuk mewujudkan Kota Layak Anak di Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat efektivitas pelayanan fasilitas pendidikan di Kecamatan Pasar Kliwon dalam mewujudkan Kota Layak Anak dengan sasaran mengidentifikasi kondisi fisik spasial eksisting fasilitas pendidikan, mengidentifikasi kondisi non fisik terkait indikator kota layak anak bidang pendidikan dan menganalisis tingkat efektivitas fasilitas pendidikan di Kecamatan Pasar Kliwon. Untuk mengkaji hal tersebut dilakukan dengan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan analisis spasial fasilitas pendidikan berdasarkan konsep pelayanan, analisis indikator kota layak anak bidang pendidikan dan analisis persepsi anak dan guru dengan pembobotan kelas. Pada analisis spasial terdiri dari analisis kondisi fisik fasilitas pendidikan, analisis ketersedian jumlah fasilitas pendidikan, analisis jangkauan pelayanan fasilitas pendidikan, dan analisis aksesibilitas fasilitas pendidikan. Setelah melalui berbagai analisis, maka hasil penelitian bahwa analisis fisik spasial disimpulkan cukup efektif berdasarkan faktor kondisi fisik fasilitas sudah dapat digunakan dan berfungsi bagi anak untuk melakukan aktivitas pendidikan di sekolah. Faktor tingkat ketersediaan jumlah fasilitas secara keseluruhan bahwa 74% sudah tercapai dan 29% belum tercapai. Faktor jangkauan pelayanan sudah baik karena jangkauan pelayanan melayani hingga ke luar area secara administratif. Faktor aksesibilitas fasilitas pendidikan termasuk aksesibilitas menengah, moda transportasi umum dilewati fasilitas, kondisi jalan yang baik sehingga mudah diakses, kenyamaan dan keamanan terdapat Zoss. Berdasarkan indikator kota layak anak di bidang pendidikan bahwa setiap jenjang pendidikan di Kecamatan Pasar Kliwon cukup efektif. Hasil persepsi anak dan guru pada TK/PAUD sampai SMA adalah pada tingkat TK/PAUD dari anak dan guru adalah sangat efektif, pada tingkat SD dari anak dan guru adalah efektif, pada tingkat SMP dari anak dan guru adalah efektif dan pada tingkat SMA dari anak adalah sangat efektif sedangkan dari guru adalah efektif. Berdasarkan analisis tersebut secara garis besar pelayanan fasilitas pendidikan tergolong efektif dan cukup efektif. Namun, masih perlu penerapan dan implementasi yang lebih serius dan komprehensif sehingga dapat mewujudkan Kota Layak Anak.