Abstrak


Kajian Kapasitas Lentur Balok dengan Tulangan Baja Polos dan Bambu Polos.


Oleh :
Ardyan Ari Wardhana - I.0107042 - Fak. Teknik

Baja Tulangan adalah produk hasil tambang yang keberadaannya suatu saat akan habis. Untuk mengatasi masalah tersebut, sebagai alternatif dicoba pemakaian tulangan bambu yang murah dan berkekuatan tinggi. Bambu adalah tanaman yang termasuk Bamboidae, salah satu anggota sub familia rumput, pertumbuhannya sangat cepat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan total benda uji 6 buah. Benda uji yang digunakan adalah balok beton berukuran 150 x 200 x 2200 mm. Tiga buah menggunakan tulangan baja dan tiga buah menggunakan tulangan bambu ori polos. Mutu beton yang direncanakan adalah fc’ = 15 MPa. Uji lentur dilakukan pada umur 28 hari dengan metode third point loading. Ditinjau dari kapasitas lenturnya, balok beton dengan tulangan bambu polos memiliki kapasitas lentur setara dengan 45,48% dibanding pada balok dengan tulangan baja pada momen hasil pengujian dan 76,77% % pada momen analisis. Pola keruntuhan pada balok beton dengan tulangan baja maupun pada balok beton dengan tulangan bambu pilinan terletak antara 1/3 bentang tengah. Keruntuhan yang demikian termasuk dalam keruntuhan lentur. Kata kunci: Bambu, tulangan, kapasitas lentur.