Abstrak


Pelanggaran prinsip kerja sama dan implikatur percakapan dalam talk show “Jakarta Lawyers Club” di tv One: sebuah kajian pragmatik


Oleh :
Rido Mulyanta - C0204056 - Fak. Sastra dan Seni Rupa

Permasalahan pada penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah bentuk-bentuk pelanggaran prinsip kerja sama dalam talk show JLC di TV One?, (2) Bagaimanakah wujud pengungkapan implikatur percakapan dari pelanggaran prinsip kerja sama dalam talk show JLC TV One? Tujuan penelitian ini adalah (1) Menjelaskan bentuk-bentuk pelanggaran prinsip kerjasama dalam talk show JLC di TV One, (2) Menjelaskan wujud pengungkapan implikatur percakapan dari pelanggaran prinsip kerja sama dalam talk show JLC di TV One. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah tayangan talk show JLC di TV One. Data dalam penilitian ini adalah semua tuturan yang mengandung pelanggaran prinsip kerja sama dalam talk show JLC di TV One yang ditayangkan pada episode 26 Juli 2011, 2 Agustus 2011, 9 Agustus 2011, 16 Agustus 2011, dan 22 Agustus 2011. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik rekam dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis kontekstual. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan beberapa hal. Pertama, bentuk-bentuk pelangaran prinsip kerja sama dalam talk show JLC di TV One ditemukan pada banyak data dan meliputi semua maksimnya (empat maksim) yaitu maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim cara. Pelanggaran yang paling banyak dilakukan ialah pelanggaran terhadap maksim kuantitas, kemudian diikuti oleh maksim relevansi, maksim cara, dan maksim kualitas. Kedua, wujud pengungkapan implikatur percakapan dari pelanggaran prinsip kerja sama dalam talk show JLC di TV One ditemukan lima belas (15) macam wujud pengungkapan implikatur percakapan yang berbeda, yaitu implikatur menolak, marah, mengalihkan pembicaraan, pemberian saran, pembelaan, perintah, gurauan, sindiran, ejekan, menyombongkan diri, pujian, menantang, melebih-lebihkan, menyederhanakan, meyakinkan