Abstrak


Kinerja Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Surakarta Dalam Pengembangan Dan Pengelolaan Koridor Ngarsopuro (Studi Kasus Pelaksanaan Even Di Koridor Ngarsopuro)


Oleh :
Fariz Ardiansyah Abdullah - D.0105013 - Fak. ISIP

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta merupakan instansi Pemerintah Kota Surakarta yang menanggani di bidang kebudayaan dan pariwisata. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta mempunyai tugas pokok dan fungsi yaitu untuk melestarikan dan mengembangkan potensi pariwisata yang ada di Kota Surakarta. Salah satu obyek potensial di Kota Surakarta adalah Koridor Ngarsopuro. Koridor Ngarsopuro merupakan kawasan budaya yang perlu dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta dalam Pengembangan dan Pengelolaan Koridor Ngarsopuro. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data dilakukan dengan trianggulasi data. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Untuk mengetahui bagaimana kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta digunakan indikator-indikator yang menjadi tolak ukur baik buruknya kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta. Indikator - indikator yang digunakan adalah responsivitas dan efektivitas. Dari hasil penelitian berdasarkan indikator-indikator yang dipilih, Responsivitas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta merupakan kemampuan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta dalam merespon dan menanggapi apa yang menjadi tuntutan dan keinginan dari pedagang pasar Windujenar dalam penelitian ini responsivitas dinas sudah baik karena dinas sudah menanggapi dengan mengurangi jumlah pelaksanaan even. Efektivitas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta merupakan tingkat keberhasilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta dalam melaksanakan kegiatan pengembangan Koridor Ngarsopuro sehingga tujuan menjadikan Koridor Ngarsopuro pada khususnya dan Kota Surakarta pada umumnya tidak hanya dikenal bagi masyarakat sendiri, tetapi juga dikenal oleh masyarakat nusantara maupun mancanegara dan juga dapat meningkatkan jumlah wisatawan, dalam penelitian ini efektivitas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta sudah baik karena target sudah tercapai hal ini dapat dibuktikan dengan semakin ramainya jumlah pengunjung di Koridor Ngarsopuro dan meningkatnya jumlah kunjungan wisata ke Kota Surakarta. Akuntabilitas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta dapat didefinisikan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penyelenggaraan even yang diadakan di koridor Ngarsopuro kepada pihak yang memiliki hak dan kewenangan untuk meminta pertanggungjawaban, dan dalam penelitian ini akuntabilitas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta masih buruk karena dinas tidak bertanggung jawab sepenuhnya terhadap dampak pelaksanaan even akan tetapi melimpahkan tanggungjawabnya ke dinas yang lain. Saran yang dapat diberikan oleh peneliti adalah Meningkatkan koordinasi dengan dinas-dinas terkait dan pihak ketiga, Perlu adanya sponsor pendukung dalam setiap event yang diadakan dan adanya sponsor tetap dalam pengadaan tenda untuk mengantisipasi terjadinya hujan saat diadakan even.