Abstrak


Kerupuk dari lontong dengan pengenyal daun pisang


Oleh :
Muhammad Yosef Ar Ridwani - H. 108052 - Fak. Pertanian

Isu yang berkembang akan bahayanya produk pangan yang mengandung borak menjadi peluang bagi usaha ini. Dengan menyediakan produk pangan yang bebas dari borak dan aman bagi kesehatan maka akan dapat menarik minat pasar. Praktek produksi ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan mahasiswa dalam memahami hubungan antara teori dengan penerapannya didalam proses pengolahan dari lontong dengan daun pisang sebagai sebagai pengganti krupuk yang terbuat dari pengenyal borak. Produk ”Ricetos” bebas borak karena menggunakan bleng yang mengandung borak, sehingga produk ini aman untuk dikonsumsi. Praktek produksi dilaksanakan di Laboratorium Rekayasa Proses Pengolahan dan Hasil Pertanian, Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta dan di Desa Karangasem, Sraten, Gatak, Sukoharjo. Dalam satu bulan produksi menggunakan bahan baku 100 kg beras yang menghasilkan 80 kg kerupuk matang (pengurangan kadar air diimbangi penambahan bumbu, plastik, udara dan minyak saat menggoreng) Berat perkemasan 100 gram. Harga perbungkus Rp. 10.000,-. Keuntungan per tahun Rp 17.699.560,- dengan modal Rp.10.000.000,- jadi dalam waktu 6 bulan usaha ini telah kembali modal. Dalam satu bulan penjualan untuk mencapai BEP adalah 126 pcs. Nilai PI lebih besar dari 1,0 maka usaha dinyatakan layak untuk dilakukan Growing issue of the dangers of food products containing borak be an opportunity for this business. By providing a food product that is free from borak and safe for health will be able to attract market interest. Production practice is done with the aim to enhance the capabilities and skills of students in understanding the relationship between theory and its application in the processing of rice cake with banana leaves as a substitute for crackers made from chewy borak. Product "Ricetos" free borak because it uses Bleng containing borak, so this product is safe for consumption. Production practices implemented at the Laboratory for Process Engineering and Agricultural Products Processing, Agricultural Technology Studies Program, Faculty of Agriculture, Sebelas Maret University of Surakarta and in the village of Ubud, Sraten, Gatak, Sukoharjo. Within one month of production using 100 kg of raw materials to produce 80 kg of rice crackers mature (reduction of water levels offset the addition of spices, plastics, air and oil when frying) Weight 100 grams. Price pack Rp. 10.000, -. Profits year to Rp 17,699,560, - with a capital of 10.000.000, - so within 6 months of this venture capital has been returned. Within one month of sales to reach BEP is 126 pcs. PI values greater than 1.0 then declared eligible to do business.