Abstrak


Perbedaan pengaruh metode latihan menggunakan sarana standar dan modifikasi serta koordinasi mata-tangan terhadap kemampuan groundstroke backhand tenis lapangan pada mahasiswa putra penkepor angkatan 2010 JPOK FKIP UNS tahun 2012


Oleh :
Nurhidayat - K. 5608065 - Fak. KIP

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : (1) Perbedaan pengaruh metode latihan menggunakan sarana standar dan modifikasi terhadap kemampuan groundstroke backhand tenis lapangan pada mahasiswa putra Penkepor angkatan 2010 JPOK FKIP UNS tahun 2012. (2) Perbedaan koordinasi mata-tangan tinggi dan rendah terhadap kemampuan groundstroke backhand tenis lapangan pada mahasiswa putra Penkepor angkatan 2010 JPOK FKIP UNS tahun 2012. (3) Ada tidaknya interaksi antara metode latihan dan koordinasi mata-tangan terhadap kemampuan groundstroke backhand tenis lapangan pada mahasiswa putra Penkepor angkatan 2010 JPOK FKIP UNS tahun 2012. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa putra Penkepor angkatan 2010 JPOK FKIP UNS yang berjumlah 60 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive random sampling. Dari jumlah populasi 60 orang diambil 40 mahasiswa berdasarkan hasil tes kemampuan koordinasi mata-tangan yang diklasifikasikan menjadi tiga yaitu kemampuan koordinasi mata-tangan tinggi, sedang, dan rendah. Sampel yang digunakan adalah 20 mahasiswa kategori kemampuan koordinasi mata-tangan tinggi dan 20 mahasiswa kategori kemampuan koordinasi mata-tangan rendah. Teknik pengumpulan data dengan tes dan pengukuran. Data yang dikumpulkan yaitu kemampuan koordinasi mata-tangan dengan lempar tangkap bola tenis dari Aussie Sport yang dikutip M. Furqon (2002: 45) dan tes backhand drive dari Hewitt yang dikutip Mulyono B (2010: 80-84). Teknik analisis data yang digunakan adalah ANAVA 2 X 2 dan uji Newman Keuls. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan sebagai berikut : (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode latihan menggunakan sarana standar dan modifikasi terhadap kemampuan groundstroke backhand tenis lapangan pada mahasiswa putra Penkepor angkatan 2010 JPOK FKIP UNS tahun 2012. Fhitung = 19.5135 lebih besar dari Ftabel = 4.11 (F0 > Ft), pada taraf signifikasi 5%. (2) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara kemampuan koordinasi mata-tangan tinggi dan kemampuan koordinasi mata-tangan rendah terhadap kemampuan groundstroke backhand pada mahasiswa putra Penkepor angkatan 2010 JPOK FKIP UNS tahun 2012. Fhitung = 20.6284 lebih besar dari Ftabel = 4.11 (F0>Ft), pada taraf signifikasi 5%. (3) Ada interaksi yang signifikan antara bentuk latihan groundstroke backhand menggunakan sarana standar dan modifikasi serta koordinasi mata-tangan terhadap kemampuan groundstroke backhand pada mahasiswa putra Penkepor angkatan 2010 JPOK FKIP UNS tahun 2012. Fhitung = 4.2115 lebih besar dari Ftabel = 4.11 (F0 > Ft), pada taraf signifikasi 5%. The aim of this research is to know: (1) The difference between exercise using standard facilities method and modification on hand-eye coordination through groundstroke backhand ability in tennis on men students of Penkepor academic year of 2010 JPOK FKIP UNS year of 2012. (2) The difference of high hand-eye and low through the groundstroke backhand ability in tennis on men students of Penkepor academic year of 2010 JPOK FKIP UNS year of 2012. (3) Is there any interaction between exercise using standard facilities method and modification of hand-eye coordination through groundstroke backhand ability in tennis on men students of Penkepor academic year of 2010 JPOK FKIP UNS year of 2012. This reseach used experiment method. Population on this research are men students Penkepor 2010 JPOK FKIP UNS academic year of 2012. It consisted of 60 students. The sampling technique used is purposive random sampling. From 60 students are taken 40 students based on the test of hand-eye coordination ability which classified into three, they are coordination high, midlle, and low hand-eye. The samples used are 20 students with coordinatin high hand-eye ability and 20 students with coordination low hand-eye ability. The techniques of collecting data used are test and measurement. The data collected are coordination hand-eye ability through throw and catch tennis ball from Aussie sport which is cited by M. Furqan (2002: 45) and backhand drive test from Hewitt which is cited by Mulyono B (2010: 80-84). The technique of analyzing used ANAVA 2 X 2 and Newman Keuls test. Based on the obtained results the following conclusions: (1) There are significant differences in effect between the methods of training using standard tools and modifications to the tennis backhand groundstrokes ability to force a students men Penkepor 2010 JPOK FKIP UNS year of 2012. Fcount = 19.5135 highter than Ftable = 4.11 (F0 > Ft), on the significant level 5%. (2) There are significant differences in effect between the ability of high hand-eye coordination and hand-eye coordination skills are low on the ability of the students men backhand groundstrokes Penkepor 2010 JPOK FKIP UNS year of 2012. Fcount = 20.6284 highter than Ftable = 4.11 (F0 > Ft), on the significant level 5%. (3) There was a significant interaction between forms of exercise backhand groundstrokes using standard tools and modifications as well as hand-eye coordination on the ability of the students men backhand groundstrokes Penkepor 2010 JPOK FKIP UNS year of 2012. Fcount = 4.2115 highter than Ftable = 4.11 (F0 > Ft), on the significant level of 5%.