Abstrak


Analisis Pelaksanaan Program Pendidikan Sistem Ganda (Psg) Dalam Mempersiapkan Siswa Memasuki Dunia Kerja (Studi Kasus Di Smk Pancasila 5 Wonogiri Program Keahlian Administrasi Perkantoran Tahun Diklat 2011/2012)


Oleh :
Listiana - K.7408233 - Fak. KIP

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program PSG dalam mempersiapkan siswa memasuki dunia kerja, (2) Untuk mengetahui hal-hal apa sajakah yang menghambat SMK Pancasila 5 wonogiri untuk melaksanakan program PSG dalam mempersiapkan siswa memasuki dunia kerja, (3) Untuk mengetahui usaha-usaha yang dilakukan pihak SMK Pancasila 5 Wonogiri dalam mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan starategi tunggal terpancang. Sumber data terdiri dari informan, tempat, peristiwa, dokumen dan arsip. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan analisis dokumen. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive snowball sampling, dengan menggunakan teknik tersebut penelliti mengambil sampel yang sesuai dengan tujuan penelitian, informan dapat bertambah atau berganti sesuai dengan tujuan penelitian dan apabila data yang diperoleh telah cukup maka pengumpulan data dihentikan Validitas data yang digunakan adalah trianggulasi sumber dan metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian, usaha SMK Pancasila 5 Wonogiri untuk melaksanakan program PSG dalam mempersiapkan siswa memasuki dunia kerja adalah melalui pelaksanaan Proses Belajar Mengajar, praktik kerja industri (prakerin) dari program PSG dan uji sertifikasi keahlian. Dengan adanya pelaksanaan program tersebut, maka prakerin dari program PSG dilaksanakan dengan tiga tahap yaitu: persiapan pelaksanaan prakerin, pelaksanaan prakerin, dan penarikan prakerin. Akan tetapi dalam pelaksanaannya, pihak SMK Pancasila 5 Wonogiri mengalami hambatan yaitu: (a) Kurangnya dana untuk penyelenggaraan pendidikan, (b) kurangnya sarana laboratorium dalam proses pendidikan, (c) Belum adanya uji dan sertifikasi profesi, (d) Kurang sesuainya jenis pekerjaan yang ada di Institusi Pasangan (IP). Adapun usaha yang dilakukan SMK Pancasila 5 Wonogiri untuk mengatasi hambatan tersebut adalah, (a) Memfungsikan unit produksi, (b) Menambah sarana laboratorium untuk proses pendidikan, (c) Mengajukan permohonan kepada pemerintah untuk membantu agar uji sertifikasi profesi dapat segera terselenggara, (d) Penyesuaian Jenis pekerjaan yang ada di IP dengan program mata diklat yaitu dengan adanya monitoring dan evaluasi.