Abstrak


Hubungan Faktor Predisposisi Dengan Implementasi Pemakaian Alat Pelindung Diri Pada Tenaga Kerja Di P.T. Suwastama Pabelan Kartasura


Oleh :
Widyaningsih - R.0208053 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang : Seluruh proses produksi pembuatan kerajinan rotan yang melibatkan mesin-mesin produksi dapat menimbulkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Meningkatnya jumlah kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja karena para tenaga kerja tidak memakai APD pada saat bekerja. Pemakaian APD pada tiap-tiap tenaga kerja dapat dipengaruhi oleh faktor predisposisi yaitu pengetahuan, sikap, umur, masa kerja dan tingkat pendidikan. Metode : Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian adalah 54 pekerja di bagian pembuatan kerajinan rotan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan kuesioner. Analisis data yaitu bivariat dilakukan dengan uji statistik koefisien kontingensi adapun multivariat dengan uji statistik regresi logistik yang menggunakan program SPSS. Hasil : Dari Hasil uji statistik koefisien kontingensi didapatkan hasil bahwa yang mempunyai hubungan dengan implementasi pemakaian APD adalah pengetahuan (p=0,008), sikap (p=0,003), dan pendidikan (p=0,009); sedangkan yang tidak memiliki hubungan dengan implementasi pemakaian APD adalah umur (p=0,885) dan masa kerja (p=0,520). Untuk uji regresi logistik didapatkan hasil bahwa hubungan yang paling kuat adalah pengetahuan dengan nilai OR = 8,846. Kesimpulan : Dari hasil Analisi dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan pengetahuan, sikap dan pendidikan dengan Implementasi pemakaian APD pada tenaga kerja kerajinan rotan di PT. Suwastama. Pabelan, Sedangkan untuk umur dan masa kerja tidak mempunyai hubungan dengan implementasi pemakaian APD.