Abstrak


Hubungan Antara Pekerjaan dengan Prevalensi Dugaan Mati Mendadak Di Rsud Dr. Moewardi Pada Januari 2006—Desember 2011


Oleh :
Aldila Desy Kusumawaty - G.0009010 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang: Lingkungan pekerjaan memberi dampak terhadap tingkah laku kesehatan seseorang. Adanya beban kerja yang berlebih mempunyai pengaruh yang tidak baik pada kesehatan pekerja. Stres dapat menimbulkan aritmia jantung dan kematian mendadak pada orang yang rentan, mungkin melalui pusat yang didorong oleh respon sistem saraf otonom. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kejadian mati mendadak yang dihubungkan dengan beban pekerjaan. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini case control. Sampel penelitian ini adalah korban mati mendadak dan orang hidup yang bertempat tinggal dekat rumah korban mati mendadak dengan total sampel 88 orang. Kemudian dilakukan analisis data dengan Chi Square dan analisis regresi logistik ganda. Hasil: Ditemukan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara pekerjaan dengan kejadian mati mendadak. Orang dengan pekerjaan berat akan berisiko mengalami mati mendadak 3,46 kali dibandingkan orang dengan pekerjaan ringan (p= 0,046, OR= 3,46). Simpulan: Berdasarkan penelitian, orang dengan pekerjaan berat akan memiliki risiko mengalami mati mendadak 3,46 kali lebih besar dibandingkan orang dengan pekerjaan ringan.