Abstrak


Pengaruh Metode Thawing Terhadap Kualitas Spermatozoa Semen Beku Sapi Fh (Friesian Holstein)


Oleh :
Adya Dian Pradana - H.0507012 - Fak. Pertanian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode thawing yang terbaik dilihat dari kualitas spermatozoa semen beku sapi FH dalam meningkatkan keberhasilan IB. Penelitian dilaksanakan selama 35 hari, mulai tanggal 1 September sampai 5 Oktober 2011 di Laboratorium Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semen beku sapi FH sebanyak 75 straw dari Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Malang. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan thawing yaitu suhu 370C; 0,5 menit, suhu 270C; 1 menit, suhu 270C; 5 menit, suhu 270C; 10 menit dan suhu udara selama 1 menit. Tiap perlakuan diulang sebanyak 15 kali. Peubah yang diamati adalah motilitas spermatozoa, spermatozoa hidup, spermatozoa normal dan membran plasma utuh (MPU) spermatozoa. Data hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa pengaruh suhu dan waktu thawing berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap motilitas dan spermatozoa hidup, sedangkan pengaruh suhu dan waktu thawing tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap spermatozoa normal dan membran plasma utuh spermatozoa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode thawing yang terbaik berdasarkan motilitas spermatozoa adalah suhu 370C selama 0,5 menit, sedangkan berdasarkan spermatozoa normal adalah suhu 270C selama 5 menit.