Abstrak


Laporan praktek produksi Abon jamur tiram (Pleurotus ostreatus)


Oleh :
Anggita Arum Diastaputri - H.3109008 - Fak. Pertanian

Tujuan pelaksanaan Praktek Produksi adalah mengetahui proses pembuatan abon jamur tiram Pleurotus ostreatus, menentukan abon dengan formula terbaik berdasar analisis sensoris, mengetahui kadar serat kasar pada abon jamur tiram, melakukan analisis ekonomi abon jamur tiram. Tahapan proses pengolahan Abon Jamur Tiram yaitu seleksi bahan, Pembersihan bahan, Penimbangan, Pencabikan, Pengepresan, Penghalusan bumbu, Penumisan bumbu, Pemasukan jamur dan santan, Pemasakan, Penguraian abon, Pengemasan, Abon. Analisis sensoris dengan tiga formula yang berbeda ini bertujuan untuk memilih formula abon jamur tiram yang terbaik melalui uji rangking. Yang diujikan pada uji rangking meliputi kenampakan, aroma, flavor, tekstur, dan overall. Abon jamur memiliki kadar serat kasar sebesar 8,84%. Untuk mengetahui harga pokok, harga jual dan keuntungan produk maka dilakukan analisa kelayakan ekonomi meliputi biaya produksi (biaya tetap, biaya variabel), Gross Benefit Cost Racio (Net B/C Ratio), IRR. Metode perhitungan yang digunakan dalam penentuan B/C ratio, IRR, sebagai berikut kapasitas produksi Abon Jamur Tiram 10.000 bungkus/bulan dengan harga jual Rp. 13.000,00/bungkus. Usaha akan mencapai titik impas pada tingkat produksi 4636 bungkus/bulan dengan harga Rp 13.000. B/C produksi Abon Jamur Tiram sebesar 3,67 artinya industri Abon Jamur Tiram secara ekonomi layak dikembangkan karena nilai B/C lebih besar dari 1 dan untuk IRR yang di dapat sebesar 68,4%.