Abstrak


Manajemen pemeliharaan sapi perah Di Pt. Tri Nugraha Farm Getasan Semarang, Jawa Tengah


Oleh :
Restu Muktiarta - H.3409022 - Fak. Pertanian

Pelaksanaan magang dilaksanakan di PT. Tri Nugraha Farm yang berlokasi di Dusun Pongangan RT 01 RW 01 Desa Samirono Kecamatan Getasan Semarang Jawa Tengah. dari tanggal 10 Februari sampai dengan 10 Maret 2012. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam praktek magang ini adalah penentuan lokasi kegiatan magang, pelaksanaan magang, tehnik pengumpulan data, observasi, wawancara, pelaksanaaan kegiatan magang, dan studi pustaka. Pengambilan lokasi praktek magang disesuaikan dengan kajian yakni Manajemen Pemeliharaan Sapi Perah di PT. Tri Nugraha Farm yang berlokasi di Dusun Pongangan RT 01 RW 01 Desa Samirono Kecamatan Getasan Semarang Jawa Tengah, karena merupakan salah satu perusahaan peternakan komersial yang melaksanakan manajemen pemeliharaan secara intensif yang baik dan benar dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan. Dilihat dari segi letak lokasi peternakan, manajemen pemeliharaan, perkandangan, pakan dan pengelolaan yang ada di PT. Tri Nugraha Farm secara umum sudah cukup baik untuk melakukan proses kegiatan manajemen pemeliharaan sapi perah. Jenis sapi yang dipelihara di PT. Tri Nugraha Farm adalah sapi PFH yang merupakan jenis sapi perah yang mempunyai faktor genetik dan sifat – sifat yang baik untuk produksi susu. Manajemen pemeliharaan sapi perah meliputi : ciri – ciri sapi PFH, Pemeliharaan dari pedet sampai laktasi, manajemen pakan, manajemen perkandangan, pemerahan, manajemen kesehatan dan pengelolaan limbah. Cir – ciri fisik sapi PFH antara lain : warna rambutnya belang hitam putih, pada dahi terdapat warna putih berbentuk segitiga, memiliki sifat jinak, mempunyai tanduk yang menjurus ke depan, dan lain – lain. Manajemen pakan meliputi jenis bahan pakan, metode pemberian ransum dan jenis pakan. Kecukupan nutrien yang dibutuhkan untuk sapi laktasi dan dara dengan imbangan baik, tetapi hanya ditambah untuk jumlah pemberian pakan pada ternak. Manajemen perkandangan yang ada sudah memenuhi untuk persyaratan perkandangan yang baik dan benar. Pemerahan dilakukan sebanyak 2 kali dengan jumlah sapi laktasi sebanyak 26 ekor sapi laktasi dengan produksi rata – rata 7 liter/hari/ekor. Manajemen kesehatan dan recording sudah dijalankan dengan baik. Pengelolaan limbah yang ada sudah baik dengan tidak menimbulkan pencemaran yang menganggu sekitar pemukiman penduduk.