Abstrak


Hubungan Antara Komunikasi Interpersonal dan Motivasi Berprestasi dengan Kinerja Guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar


Oleh :
Yashinta Ayu Wardhani - G 0107098 - Fak. Kedokteran

Guru merupakan komponen yang penting dalam proses belajar mengajar, karena mutu hasil pendidikan sangat tergantung dari kemampuan kerja guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Upaya untuk meningkatkan kinerja guru dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti menjalin komunikasi interpersonal yang baik antara guru dengan seluruh komponen sekolah dan meningkatkan motivasi berprestasi yang dimiliki guru. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: 1. Hubungan positif antara komunikasi interpersonal dengan kinerja guru; 2. Hubungan positif antara motivasi berprestasi dengan kinerja guru; 3. Hubungan positif antara komunikasi interpersonal dan motivasi berprestasi dengan kinerja guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar. Populasi dalam penelitian ini adalah guru kelas di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar yang berjumlah 23 sekolah. Sampling menggunakan purposive cluster random sampling, sehingga diperoleh 10 sekolah yang terdiri dari 48 guru yang telah memenuhi syarat sebagai sampel penelitian. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kinerja guru, skala komunikasi interpersonal, dan skala motivasi berprestasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis pertama dan kedua adalah analisis korelasi parsial, dan selanjutnya untuk menguji hipotesis ketiga menggunakan analisis regresi ganda. Secara parsial hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara komunikasi interpersonal dengan kinerja guru dengan koefisien korelasi (rx1y) sebesar 0,452, p<0,05, dan tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan kinerja guru yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi (rx2y) sebesar 0,167, p>0,05. Berdasarkan hasil analisis regresi ganda diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,773, p<0,05 dan F Hitung 33.409 > F Tabel 3,204. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara komunikasi interpersonal dan motivasi berprestasi dengan kinerja guru. Nilai R2 dalam penelitian ini sebesar 0,598 atau 59,8%, terdiri atas sumbangan efektif komunikasi interpersonal terhadap kinerja guru sebesar 45,75% dan sumbangan efektif motivasi berprestasi terhadap kinerja guru sebesar 14,05%. Ini berarti masih terdapat 40,2% variabel lain yang lebih mempengaruhi kinerja guru selain komunikasi interpersonal dan motivasi berprestasi.