;

Abstrak


Fermentasi Monascus Purpureus Pada Nata De Coco Dalam Pembentukan Zat Warna Antosianin Dan Lovastatin Dengan Variasi Substrat Dan Lama Inkubasi


Oleh :
Siti Fatimah - S900208022 - Sekolah Pascasarjana

Fermentasi Monascus purpureus pada nata de coco dapat digunakan sebagai pewarna alami makanan. Warna yang tampak pada nata de coco disebabkan oleh miselium jamur M. purpureus yang tumbuh pada jaringan selulosa nata. Selain menghasikan zat warna antosianin juga menghasilkan lovastatin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui substrat yang optimal untuk menghasilkan zat warna antosianin dan lovastatin. Menemukan waktu inkubasi yang optimal untuk dapat menghasilkan zat warna antosianin dan lovastatin dari M. purpureus serta menguji adanya korelasi antara pembentukan zat warna antosianin dan lovastatin. Penelitian ini menggunakan RAL ( rancangan acak lengkap) dengan dua faktor, yaitu variasi substrat (beras+ nata de coco, cassava + nata de coco, jagung + nata de coco) dan variasi lama inkubasi (15, 20, 25 hari berturut-turut). Pengamatan pH media, nilai antosianin, dan lovastatin dilakukan pada hari ke-15, 20, dan 25 sesuai perlakuan. Antosianin diukur dengan Spektrofotometer, sedangkan lovastatin dengan HPLC (High Performance Liquid Chromatography). ANOVA (Analisis of Varians ) untuk menguji pengaruh perlakuan terhadap semua variabel pengamatan, dilanjutkan dengan DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substrat dan lama inkubasi mempengaruhi nilai pH, nilai antosianin, dan kadar lovastatin. Subtrat yang paling optimal untuk menghasilkan antosianin dan lovastatin adalah substrat beras + nata de coco. Lama inkubasi teroptimal untuk menghasilkan antosianin dan lovastatin yaitu 15 hari. Ada korelasi positif yang signifikan antara zat warna antosianin dan lovastatin. Kata kunci : Monascus purpureus, NATA DE COCO, antosianin, lovastatin.