Abstrak


Studi Kelayakan Investasi Hartono Lifestyle Mall di Solo Baru


Oleh :
Didik Setyolelono - I.0105064 - Fak. Teknik

ABSTRAK Perkembangan dan pembangunan di wilayah Solo Baru membutuhkan fasilitas pendukung seperti Hotel, Apartemen, Mal, dan sebagainya. Investasi untuk fasilitas-fasilitas tersebut memerlukan dana dengan jumlah yang sangat dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB). Dengan demikian studi kelayakan proyek perlu dilakukan. Perhitungan Rencana Anggararan Biaya (RAB) harus dihitung dengan teliti dalam hal menghitung volume pekerjaan yang akan dikerjakan dan menentukan daftar harga bahan, serta mengetahui dengan jelas upah pekerja pada umumnya. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui kelayakan proyek Hartono Lifestyle Mall. Metode yang digunakan adalah metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Revenuet Cost Ratio (RCR). Hasil studi menunjukkan bahwa proyek tersebut layak dengan variasi R = 1.1, 1.2, 1.3, 1.4, 1.5, dan 1.6. Untuk pendapatan proyek dari sewa gedung (R) = 1.1 harga sewa gedung (r), maka didapat NPV = Rp.32,500,296,339.6850, hasilnya lebih besar dari 0, maka investasi tersebut layak. RCR = 1.073147548, hasilnya lebih besar dari 1, maka proyek layak dikerjakan karena nilai pendapatan lebih besar dari nilai biaya yang dikeluarkan. IRR = 13.844777757%, hasilnya lebih besar dari 12%, maka investasi tersebut layak. Kata kunci : kelayakan investasi, rencana anggaran biaya, mal.