;

Abstrak


Pembelajaran Kimia Berbasis Masalah dengan Menggunakan Metode SSCS dan Proyek Ditinjau dari Kreativitas dan Sikap Ilmiah Siswa (Pembelajaran dalam Mata Pelajaran Kimia untuk Materi Elektrolisis Kelas XII Semester 1 di SMA Negeri 1 Kalasan Tahun Pelajaran


Oleh :
Anies Rachmania Sri Secondaria - S831102007 - Pascasarjana

Tujuan penelitian untuk mengetahui : perbedaan penggunaan metode Search Solve Create and Share (SSCS) dan Proyek, Kreativitas, Sikap Ilmiah, dan interaksinya terhadap prestasi belajar kognitif, afektif dan psikomotor siswa.Menggunakan metode eksperimen dan dilaksanakan bulan Oktober 2011 – April 2012. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Kalasan Tahun Pelajaran 2011/2012. Sampel diperoleh dengan teknik Cluster Random Sampling terdiri dua kelas, XII IPA1 dan XII IPA3. Kelas XII IPA1 diberi pembelajaran metode SSCS dan kelas XII IPA3 dengan metode Proyek. Data dikumpulkan dengan metode tes untuk prestasi belajar kognitif, tes kreativitas verbal, angket untuk sikap ilmiah dan prestasi afektif serta lembar observasi untuk psikomotor siswa. Hipotesis diuji menggunakan ANOVA desain faktorial 2x2x2 sel tak sama dengan software PASW versi 18 Hasil analisis data disimpulkan: 1) ada perbedaan penggunaan metode SSCS dan Proyek terhadap prestasi belajar kognitif, afektif dan psikomotor siswa, 2) kreatifitas memberikan perbedaan pada prestasi belajar kognitif, afektif dan psikomotor siswa, 3) sikap Ilmiah tidak memberikan perbedaan pada prestasi belajar kognitif dan afektif namun memberikan perbedaan pada psikomotor siswa, 4) ada interaksi antara metode dengan kreativitas siswa terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa namun tidak ada interaksi dengan psikomotor siswa, 5) tidak ada interaksi antara metode dengan sikap ilmiah siswa terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif tetapi ada interaksi dengan psikomotor siswa, 6) tidak ada interaksi antara kreativitas dengan sikap ilmiah siswa terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif dan psikomotor siswa, 7) tidak ada interaksi antara metode, kreativitas dan sikap ilmiah siswa terhadap prestasi belajar kognitif, afektif dan psikomotor siswa. Kata Kunci: prestasi belajar kognitif, afektif,psikomotor.