;

Abstrak


Eksperimentasi Model Pembelajaran Tipe Student Team Achievement Divisions (Stad) dan Stad Dimodifikasi Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Model Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dan Modified of Student Teams Achievement


Oleh :
Endang Sri Wahyuni - S851008019 - Pascasarjana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) manakah model pembelajaran yang memberikan prestasi belajar matematika siswa lebih baik, M-STAD atau STAD, M-STAD atau konvensional, STAD atau konvensional, (2) manakah tipe keingintahuan belajar matematika yang memberikan prestasi belajar matematika siswa lebih baik, keingintahuan tinggi atau keingintahuan sedang, keingintahuan tinggi atau keingintahuan rendah, keingintahuan sedang atau keingintahuan rendah, (3) pada tiap-tiap tipe keingintahuan belajar matematika siswa manakah prestasi belajar matematika siswa yang lebih baik antara tiap-tiap model pembelajaran, (4) pada tiap-tiap model pembelajaran manakah prestasi belajar matematika siswa yang lebih baik antara tiap-tiap tipe keingintahuan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri Kota Blora Provinsi Jawa Tengah tahun pelajaran 2011/2012. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan stratified cluster random sampling. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi untuk memperoleh data nilai hasil evaluasi akhir semester genap kelas VII untuk data kemampuan awal sebelum eksperimen, tes untuk memperoleh data prestasi belajar siswa, dan angket untuk memperoleh data keingintahuan siswa. Sebelum melaksanakan penelitian maka terhadap ketiga kelompok populasi dilakukan uji keseimbangan menggunakan analisis variansi satu jalan dengan sel tak sama. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah anava dua jalan sel tak sama dengan desain faktorial 3x3. Uji prasyarat dilakukan dengan metode Lilliefors untuk uji normalitas dan metode Bartlett untuk uji homogenitas. Dari hasil analisis disimpulkan: (1) model pembelajaran kooperatif tipe M-STAD menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik dibandingkan tipe STAD, model pembelajaran STAD menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional, model pembelajaran M-STAD menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional, (2) siswa dengan keingintahuannya tinggi memiliki prestasi belajar matematika yang sama dengan keingintahuannya sedang, siswa dengan keingintahuan sedang memiliki prestasi yang sama dengan siswa dengan keingintahuan rendah, siswa dengan keingintahuan tinggi memilik prestasi yang lebih baik daripada siswa dengan keingintahuan rendah, (3) pada tiap-tiap tipe keingintahuan belajar matematika siswa, prestasi belajar matematika siswa berlaku konsisten yaitu pembelajaran dengan model M-STAD memiliki prestasi belajar yang lebih baik daripada STAD, pembelajaran dengan model STAD memiliki prestasi yang lebih baik daripada pembelajaran konvensional, pembelajaran dengan model M-STAD memiliki pretasi lebih baik daripada pembelajaran konvensional, (4) pada tiap-tiap model pembelajaran, prestasi belajar matematika siswa konsisten yaitu siswa dengan keingintahuan tinggi memiliki prestasi belajar sama dengan siswa berkeingintahuan sedang, siswa berkeingintahuan sedang memiliki prestasi belajar sama dengan siswa berkeingintahuan rendah, siswa berkeingintahuan tinggi memiliki prestasi lebih baik daripada siswa berkeingintahuan rendah. Kata kunci: Student Teams Achievement Divisions (STAD) dan Modified Of Student Teams Achievement Divisions (M-STAD), Konvensional, Keingintahuan