Abstrak


Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Nangka (Artocarpus heterophyllus) terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa


Oleh :
Dyta Permata Sari - M.3509024 - Fak. MIPA

ABSTRAK Daun nangka merupakan salah satu spesies tanaman Indonesia yang secara empiris digunakan sebagai obat luka dan penyakit kulit (Prakash dkk, 2009).Sehingga diduga daun nangka memiliki aktivitas antibakteri terutama bakteri penyebab infeksi kulit.Staphylococcusaureusdan Pseudomonas aeruginosatermasuk bakteri penyebab infeksi kulit.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan bahwa ekstrak etanol daun nangka (Artocarpus heterophyllus)mempunyai aktivitas antibakteriserta mengetahui efek antibakteri ekstrak daun nangka dalam menghambat pertumbuhan dan membunuh bakteri Staphylococcus aureusdan Pseudomonas aeruginosa. Penelitian ini bersifat eksperimental.Data yang didapat berupa diameter daya hambat dianalisis distribusi dan homogenitasnya dilanjutkan uji Post Hoc.Kemudian didapat juga data hasil skrining fitokimia dan aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol daun nangka bersifat bakterisid atau bakteriostatik. Dari hasil penelitian didapat bahwa ekstrak etanol daun nangka mempunyai aktivitas antibakteri yang bersifat bakteriostatik. Konsentrasi yang memberikan daya hambat terbesar yaitu pada konsentrasi 80% untuk Staphylococcus aureusdan 100 % untuk Pseudomonas aeruginosa.Hasil dari skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun nangka mengandung saponin, tanin dan flavonoid. Kata kunci: daun nangka, Staphylococcus aureus,Pseudomonas aeruginosa.