Abstrak


Kejadian Hiperbilirubinemia Akibat Inkompatibilitas ABO di RSU Pandan Arang Boyolali


Oleh :
Dwi Anita Apriastuti - R1106005 - Fak. Kedokteran

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosentase golongan darah ibu suaminya dan bayi yang dilahirkan yang mengalami hiperbilirubin, untuk mengetahui prosentase angka kejadian hiperbilirubinemia Akibat Inkompatibilitas ABO, serta memberi gambaran kejadiannya.

Metode penelitian menggunakan Diskriptif Observasional. Penelitian dilakukan di RSU Pandan Arang Boyolali pada Bulan Maret sampai Juli 2007 dengan sampel ibu yang melahirkan, suaminya dan bayi yang dilahirkan yang mengalami hiperbilirubinemia dengan ditandai ikterus pada 24 jam pertama, kadar bilirubin total 12 mg% pada bayi cukup bulan kadar bilirubin total 10 mg% pada bayi kurang bulan.

Hasil penelitian didapatkan prosentase terbanyak untuk golongan darah suami maupun ibu adalah O. Prosentase kejadian hiperbilirubinemia Akibat Inkompatibilitas ABO sebanyak 21,74 %, asfiksia sedang sebanyak 4,35%, infeksi sebanyak 30,43%, BBLR sebanyak 43,48%. Diketahui juga hiperbilirubinemia Akibat Inkompatibilitas ABO terjadi pada ibu yang bergolongan darah O melahirkan bayi yang bergolongan darah A sebanyak 13% dan ibu yang bergolongan darah O melahirkan bayi yang bergolongan darah B sebanyak 8,8 % dengan derajat hiperbilirubinemia yaitu derajat I sebanyak 13 %, derajat II sebanyak 4,4 % dan derajat IV sebanyak 4,4 %.

Kesimpulan Kejadian hiperbilirubinemia akibat inkompatibilitas ABO ditemukan sebanyak 21,74 % atau 5 bayi dari 23 bayi yang mengalami hiperbilirubinemia dengan persalinan sejumlah 235 persalinan.