Abstrak


Hubungan sikap kerja duduk dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja bagian reaching pt. delta merlin dunia textile kebakkramat karanganyar


Oleh :
Siti Nurjanah - R0208045 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang : Pekerjaan dalam waktu lama dengan posisi yang tetap atau sama baik berdiri maupun duduk akan menyebabkan ketidaknyamanan. Sikap kerja duduk dalam waktu lama tanpa adanya penyesuaian bisa menyebabkan melembeknya otot-otot perut, melengkungnya tulang belakang dan gangguan pada organ pernapasan dan pencernaan. Sikap tubuh yang buruk dalam bekerja baik dalam posisi duduk maupun berdiri akan meningkatkan risiko terjadinya gangguan sistem muskuloskeletal. Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian observational analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 30 pekerja wanita di bagian reaching dengan menggunakan teknik Sampling jenuh. Data sikap kerja duduk diperoleh dengan melakukan pengamatan dan menggunakan metode RULA (Rapid Upper Limb Assesment). Data keluhan muskuloskeletal diperoleh dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map. Analisis data yang digunakan adalah uji statistic Gamma dan Somers’D dengan menggunakan program komputer SPSS versi 16.00. Hasil : Hasil penelitian sikap kerja duduk menunjukkan subjek dengan tingkat aksi level 2 sebanyak 19 orang (63,33%) dan tingkat aksi level 3 sebanyak 11 orang (36,67%). Hasil penelitian keluhan musculoskeletal menunjukkan subjek dengan tingkat aksi kategori rendah sebanyak 14 orang (46,67%) dan tingkat aksi kategori sedang sebanyak 16 orang (53,33%). Hasil uji statistik dengan Gamma dan Somers’D menunjukkan p < 0,05 yang artinya terdapat korelasi bermakna antara dua variabel yang diuji. Kesimpulan : Penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa ada hubungan sikap kerja duduk dengan keluhan musculoskeletal pada pekerja bagian reaching di PT. Delta Merlin Dunia Textile Kebakkramat Karanganyar. Kata Kunci : Sikap Kerja Duduk, Keluhan Muskuloskeletal