Abstrak


Peningkatan menulis argumentasi dengan metode think-pair-share dan media gambar karikatur pada siswa kelas 10 akuntansi 2 Smk Negeri 1 Karanganyar tahun ajaran 2011/2012


Oleh :
Evi Nitayani - K1208086 - Fak. KIP

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kualitas proses menulis argumentasi dan hasil menulis argumentasi dengan menggunakan metode think-pair-share dan media gambar karikatur pada siswa kelas 10 Akuntansi 2 SMK Negeri 1 Karanganyar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Subjek penelitianini adalah siswa kelas 10 Akuntansi 2 SMK Negeri 1 Karanganyar yang berjumlah 40 siswa. Sumber data yang digunakan, yaitu: informan, tempat, peristiwa, dan dokumen. Teknik pengumpulan data yang diterapkan, yaitudengan teknik wawancara mendalam, observasi, angket, dan tes. Uji validitas yang digunakan adalah triangulasi metode, triangulasi sumber data, dan review informan. Teknik analisis data, yaitu menggunakan teknik deskriptif komparatif dan analisis kritis. Prosedur penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan analisis dan refleksi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kualitas proses dan hasil menulis argumentasi dengan menggunakan metode think-pair-sharedan media gambar karikatur. Peningkatan proses siswa dalam mengikuti pelajaran menulis argumentasi ditandai dengan antusias siswa dalam diskusi kelompok, keaktifan siswa pada saat apersepsi, dan keaktifan siswa dalam memperhatikan guru saat menyampaikan materi. Peningkatan menulis siswa ditandai dengan kemampuan siswa dalam menentukan topik, membuat kerangka karangan, mengembangkan ide atau gagasan secara runtut, penguasaan aspek menulis, dan peningkatan nilai siswa dalam setiap siklus. Peningkatan kualitas hasil pembelajaran juga dapat dilihat dari perolehan nilai siswa yang meningkat dari prasiklus, siklus I, dan siklus II. Pada prasiklus jumlah siswa yang mencapai batas ketuntasan minimal sebesar 45% atau berjumlah 18 siswa dari 40 siswa dengan rerata 70,9; pada siklus I terjadi peningkatan, yaitu sebesar 70% atau 28 siswa dengan rerata 75,2; dan pada siklus II sebesar 82,5% atau 33 siswa dengan rerata 78,3. Hal ini membuktikan bahwa metode dan media ini mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil siswa dalam menulis argumentasi