Abstrak


Eksperimentasi pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization ( TAI ) dengan iringan musik ditinjau dari gaya belajar peserta didik SMP Negeri di Kabupaten Kranganyar tahun pelajaran 2010/2011


Oleh :
Umi Hastuti - S.85100202 - Pascasarjana

ABSTRAK Umi Hastuti. S851002025. Eksperimentasi Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Dengan Iringan Musik Ditinjau Dari Gaya Belajar Peserta Dididk SMP Negeri di Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2010/2011. Komisi pembimbing I Dr. Mardiyana, M.Si, dan pembimbing II Drs. Pangadi, M.Si. Tesis. Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2011. Tujuan penelitian ini adalah : (1).Untuk mengetahui mana yang lebih baik, prestasi peserta didik dengan pembelajaran kooperatif tipe TAI tanpa iringan musik ataukah pembelajaran kooperatif tipe TAI dengan iringan musik, (2).Untuk mengetahui manakah yang memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik antara peserta didik yang mempunyai gaya belajar visual, auditorial, atau kinestetik, (3). a. Untuk mengetahui manakah yang memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik antara pembelajaran dengan model pembelajaran TAI tanpa iringan musik atau model pembelajaran TAI dengan iringan musik pada masing-masing gaya belajar visual, auditorial, atau kinestetik, b.Untuk mengetahui manakah yang memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik antara gaya belajar visual, auditorial, atau kinestetik pada model pembelajaran TAI tanpa iringan musik, c. Untuk mengetahui manakah yang memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik antara gaya belajar visual, auditorial, atau kinestetik pada model pembelajaran TAI dengan iringan musik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan disain faktorial 2x3. Penelitian dilaksanakan pada bulan Pebruari 2011 sampai Juli 2011 dengan populasi peserta didik kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Karanganyar. Sampel penelitian diperoleh dengan gabungan stratified random sampling dan cluster random sampling. Banyak anggota sampel untuk kelompok kontrol (pembelajaran kooperatif tipe TAI tanpa iringan musik) sebanyak 93 peserta didik. Sedangkan banyak anggota sampel untuk kelompok eksperimen ( pembelajaran kooperatif tipe TAI dengan iringan musik) sebanyak 96 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian angket gaya belajar dan tes prestasi belajar. Validitas instrumen angket menggunakan validitas isi, dan reliabilitas angket dengan uji KR-20. Validitas instrumen tes menggunakan validitas isi, dan reliabilitas tes dengan uji KR-20. Prasyarat analisis data menggunakan uji Lilliefors untuk uji normalitas dan uji Bartlett untuk uji homogenitas. Hasil analisis variansi dua jalan dengan tingkat signifikansi α = 5%, menunjukkan ada pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dengan iringan musik terhadap prestasi belajar matematika peserta didik, tidak ada pengaruh gaya belajar peserta didik terhadap prestasi belajar matematika dan tidak ada interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar peserta didik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1. Prestasi belajar matematika peserta didik yang diberikan pendekatan pembelajaran kooperatif tipe TAI dengan iringan musik lebih baik daripada prestasi belajar matematika peserta didik yang diberikan pendekatan pembelajaran kooperatif tipe TAI tanpa iringan musik, 2. Tidak terdapat pengaruh gaya belajar ( visual, auditorial, dan kinestetik) terhadap prestasi belajar matematika peserta didik, 3. Pada masing-masing gaya belajar, model pembelajaran TAI dengan iringan musik memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik dari pada model pembelajaran TAI tanpa iringan musik. Dan pada masing-masing model pembelajaran, peserta didik dengan gaya belajar auditorial, kinestetik, dan visual memberikan prestasi belajar matematika yang sama. Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif, TAI, gaya belajar, iringan musik, prestasi belajar.