Abstrak


Analisis penentuan akurasi harga pokok produksi dengan metode harga pokok pesanan pada CV. suka lentera abadi Boyolali


Oleh :
Vera Kusumawati - F3303112 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

ABSTRAK Objek penelitian ini adalah CV. Suka Lentera Abadi, sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi indoor furniture, hasil produksinya berorientasi pada perdagangan ekspor. CV. Suka Lentera Abadi terletak di desa Cangkringan, Banyudono, Boyolali. Penghitungan harga pokok produksi pada perusahaan manufaktur berperan penting dalam penetapan harga jual produk yang dihasilkan. Harga jual ditentukan untuk menjamin adanya laba atas penjualan produk, oleh karena itu penghitungan harga pokok produksi harus dilakukan secara tepat dan terperinci. Apabila harga pokok produksi ditetapkan terlalu tinggi, maka laba perusahaan menjadi rendah, begitu pula sebaliknya. Penulisan tugas akhir ini dikhususkan pada penentuan harga pokok produksi dengan metode harga pokok pesanan terhadap dua jenis produk yang paling sering dipesan pada CV. Suka Lentera Abadi yaitu Buffet Credenza Goa dan Savoar Lamp Table w/ 8 Drawer. Hasil analisis menunjukkan bahwa CV. Suka Lentera Abadi menghitung harga pokok produksi pada saat pesanan selesai dikerjakan. Dalam menghitung biaya bahan baku per unit, perusahaan membagi antara total biaya bahan baku sesungguhnya dengan jumlah unit pesanan, demikian juga menghitung biaya tenaga kerja langsung. Sedangkan untuk menghitung biaya overhead pabrik, perusahaan membebankan biaya overhead pabrik pada biaya yang sesungguhnya terjadi, bukan pada tarif pembebanan ditentukan dimuka. Biaya overhead pabrik perusahaan tidak terdapat biaya penyusutan aktiva pabrik dan biaya reparasi mesin. Perusahaan juga tidak membuat kartu harga pokok pesanan untuk setiap pesanan yang diterima. Berdasarkan temuan-temuan tersebut maka penulis mengajukan saran-saran antara lain, CV. Suka Lentera Abadi hendaknya melakukan penentuan biaya overhead pabrik berdasarkan tarif pembebanan ditentukan dimuka dengan dasar biaya bahan baku, selain itu perusahaan harus mengelompokkan biaya penyusutan aktiva pabrik dan biaya reparasi mesin pabrik ke dalam biaya overhead pabrik. CV. Suka Lentera Abadi hendaknya juga membuat kartu harga pokok pesanan untuk setiap pesanan yang diterima, kartu harga pokok pesanan dibuat bersamaan dengan saat pesanan tersebut selesai diproduksi. Dengan kartu harga pokok pesanan, perusahaan memiliki catatan mengenai pesanan perusahaan.