Abstrak


Perbedaan Pengaruh Model Kooperatif Tipe Stad Dan Ekspositori Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau Dari Motivasi Belajar Siswa (Eksperimen Di Sekolah Dasar Kecamatan Girimarto)


Oleh :
Sutrisno - S811108046 - Pascasarjana

Keberhasilan Belajar Siswa Di Sekolah Sangat Bergantung Kepada Model Pembelajaran Yang Dipilih Oleh Guru. Faktor Lain Yang Tidak Bisa Diabaikan Adalah Motivasi Belajar Pada Diri Siswa, Karena Motivasi Merupakan Faktor Pendorong Akan Keberhasilan. Seberapa Jauh Kaitan Antara Keduanya Perlu Untuk Dibuktikan Kebenarannya Melalui Penelitian Ini. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Apakah Ada Perbedaan Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Dan Ekspositori Terhadap Hasil Belajar Matematika, Perbedaan Pengaruh Siswa Yang Memiliki Motivasi Belajar Tinggi Dan Siswa Yang Memiliki Motivasi Belajar Rendah Terhadap Hasil Belajar Matematika, Dan Interaksi Pengaruh Model Pembelajaran Dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika. Penelitian Ini Menggunakan Metode Eksperimen. Populasi Penelitian Adalah Seluruh Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Negeri Di Kecamatan Girimarto Kabupaten Wonogiri Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel Penelitian Diambil Dengan Menggunakan Teknik Cluster Random Sampling, Sebanyak 60 Siswa. Teknik Pengumpulan Data Menggunakan Angket Untuk Variabel Motivasi Belajar Siswa Dan Tes Untuk Mengetahui Hasil Belajar Matematika. Teknik Analisis Data Menggunakan Analisis Variansi Dua Jalan. Dari Hasil Analisis Data Dapat Disimpulkan: (1) Ada Perbedaan Pengaruh Yang Signifikan Penerapan Model Kooperatif Tipe Stad Dengan Ekspositori Terhadap Hasil Belajar Matematika (F Hitung > F Tabel Atau 9,240 > 4,02), (2) Ada Perbedaan Pengaruh Yang Signifikan Siswa Yang Memiliki Motivasi Belajar Tinggi Dengan Siswa Yang Motivasi Belajar Rendah Terhadap Hasil Belajar Matematika (F Hitung > F Tabel Atau 18,90 > 4,02), Dan 3) Ada Interaksi Pengaruh Model Pembelajaran Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika (F Hitung > F Tabel Atau 5,75 > 4,02). Berdasarkan Hasil Penelitian Ini Guru Diharapkan Untuk Selalu Memilih Model Pembelajaran Yang Inovatif Serta Selalu Berusaha Membangkitkan Motivasi Belajar Siswanya Agar Tujuan Pembelajaran Dapat Tercapai Secara Optimal.