Abstrak


Lagu Indie Dan Penegakan Ham Di Indonesia (Analisis Semiotik Terhadap Lagu Berjudul ‘Hilang’ Karya Band Indie Efek Rumah Kaca)


Oleh :
Monica Aryani - D.0207016 - Fak. ISIP

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan penggambaran perjuangan penegakan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia lewat sebuah lagu karya band indie Efek Rumah Kaca yang berjudul ‘Hilang’, melalui makna-makna konotasi yang terdapat di dalamnya, yang dikaitkan dengan mitos dalam masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis semiotik. Penelitian ini dilakukan dengan mencari makna denotasi dan konotasi dari lagu, yang kemudian dikaitkan dengan mitos. Subjek penelitian adalah lagu berjudul ‘Hilang’ karya band indie Efek Rumah Kaca. Data yang digunakan meliputi data primer berupa lagu yang dibagi dalam dua aspek yaitu musik dan lirik, juga data sekunder berupa wawancara dengan band indie Efek Rumah Kaca serta narasumber lain yang relevan, dilengkapi dengan sumber-sumber tertulis lainnya. Validitas data yang digunakan adalah teknik triangulasi sumber. Analisis data menggunakan analisis semiotika Roland Barthes yaitu signifikasi dua tahap. Hasil penelitian ini memperlihatkan bagaimana sebuah lagu bisa menggambarkan perjuangan penegakan HAM di Indonesia, salah satunya dalam kasus penculikan dan penghilangan paksa aktivis 1997-1998, melalui lirik dan musiknya. Pada bagian lirik lagu tersebut menceritakan bagaimana perasaan keluarga korban yang ditinggalkan, mulai dari sedih, hingga jeritan kemarahan, berbagai aksi yang mereka lakukan, salah satunya aksi Kamisan. Aspek musik mendukung terciptanya suasan yang sesuai dengan pesan dalam lirik lewat dominasi permainan akor-akor minor yang membawa kesan kesedihan, kemarahan dan murung. Struktur lagu ini juga menyimpan makna konotasi, dengan tidak adanya coda (penutup lagu) yang menggambarkan keadaan kasus ini yang hingga kini belum ada penyelesaian dari pihak yang seharusnya bertanggungjawab, pemerintah. Makna konotasi dalam lagu ini ternyata juga berkaitan dengan beberapa mitos yang beredar di masyarakat. Ada empat hal yang memiliki hubungan dengan mitos-mitos yang telah lama ada di kebudayaan masyarakat Indonesia. Simpulan peneltian ini adalah lagu berjudul ‘Hilang’ karya band indie Efek Rumah Kaca mampu menghadirkan penggambaran perjuangan penegakan Ham di Indonesia lewat lirik yang bercerita dan musik untuk membangun suasana yang sesuai dengan cerita dalam lirik. Sinkronitas antara lirik dan musik membuat pesan dalam lagu lebih mudah tersampaikan.