Abstrak


Dinamika Populasi Dan Aktivitas Bakteri Nitrifikasi Pada Tanah Alfisol Dengan Berbagai Kombinasi Masukan Seresah Menggunakan Tanaman Uji Jagung


Oleh :
Miftahul Ulum - H0708129 - Fak. MIPA

Nitrifikasi Merupakan Proses Oksidasi Nh4+ Menjadi No2- Dan No3- Secara Mikrobiawi. Sementara Itu Tanaman Jagung Akan Lebih Efisien Menyerap N Dalam Bentuk Nh4+ Daripada No3- Dalam Membentuk Biomasa. Untuk Mendapatkan Hasil Produksi Jagung Yang Lebih Optimal Perlu Adanya Penghambatan Nitrifikasi Dengan Menggunakan Masukan Seresah. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mendapatkan Jenis Dan Dosis Seresah Yang Optimal Menghambat Nitrifikasi. Penelitian Ini Dilaksanakan Di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, Jumantono, Karanganyar Pada Bulan Februari Sampai November 2012. Penelitian Ini Menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (Rakl) Dan Terdiri Atas Dua Fakor Perlakuan Yaitu Jenis Seresah (Seresah Kirinyu, Angsana, Jerami Padi Dan Jati) Dan Dosis Seresah (4 Mg/Ha, 8 Mg/Ha, 12 Mg/Ha, 16 Mg/Ha). Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Populasi Bakteri Pengoksidasi Nh4+, Bakteri Pengoksidasi No2-, Potensial Nitrifikasi Dan Juga Berat Brangkasan Jagung Dipengaruhi Oleh Jenis Dan Dosis Seresah. Seresah Perlakuan Jati (Kandungan Polifenol= 11,92%, Lignin= 14,54%, C/N= 32, (Lignin+Polifenol)/N= 14) Dengan Dosis Sebesar 16 Mg/Ha Terbukti Optimum Menekan Besarnya Populasi Bakteri Pengoksidasi Nh4+, Populasi Bakteri Pengoksidasi No2- Dan Potensial Nitrifikasi. Sementara Seresah Kirinyu (Kandungan Polifenol= 17,12%, Lignin= 4,76%, C/N= 9, (Lignin+Polifenol)/N= 5) Dengan Dosis 4 Mg/Ha Lebih Optimum Meningkatkan Produksi Biomasa Tanaman Jagung.