;

Abstrak


Korelasi Volume Ekspirasi Paksa Detik Pertama (Vep1) Dan Tekanan Parsial Oksigen Arteri (Pao2) Dengan Homeostasis Model Assessment Insulin Resistance (Homa Ir) Dan Homeostasis Model Assessment Beta (Homa Β) Pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik


Oleh :
Aprilludin - S. 6007080 - Pascasarjana

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah penyakit tidak hanya berefek lokal diparu, tetapi dapat berefek sistemik. Diabetus melitus (DM) merupakan salah satu efek sistemik PPOK yang dihubungkan dengan penurunan fungsi paru. DM dapat disebabkan resistensi insulin, disfungsi sel beta pankreas, atau kedua-duanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi VEP1 dan PaO2 dengan HOMA IR dan HOMA β pada penderita PPOK stabil. Penelitian ini jenis observasional dengan pendekatan potong lintang. Jumlah sampel penelitian adalah 31 penderita PPOK stabil di Poliklinik rawat jalan RSUD Dr. Moewardi Surakarta dan BKPM Klaten pada bulan Mei-Agustus 2012 yang diambil secara consecutive sampling. Variabel bebas adalah VEP1 dan PaO2, variabel tergantung adalah HOMA IR dan HOMA β. Data VEP1 diperoleh dari hasil pemeriksaan spirometri dan PaO2 dari hasil pemeriksaan analisis gas darah. HOMA IR dan HOMA β diperoleh dari hasil pemeriksaan gula darah dan insulin puasa yang dimasukkan ke dalam rumus. Analisis yang digunakan adalah uji beda Kruskal Wallis dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian didapatkan rerata umur 67,65 ± 8,31 tahun, 29 laki-laki (93,5 %) dan 2 perempuan (6,5 %). Rerata indeks massa tubuh 18,54 kg/m2. Terdapat perbedaan bermakna antara HOMA β pada tiap derajat PPOK (p = 0,002), tetapi tidak terdapat perbedaan bermakna antara HOMA IR pada tiap derajat PPOK (p = 0,469). Terdapat korelasi positif kuat dan bermakna antara VEP1 dengan HOMA β (r = 0,581, p = 0,001) dan terdapat korelasi positif cukup kuat dan bermakna antara PaO2 dengan HOMA β (r = 0,380, p = 0,035). Tidak terdapat korelasi antara VEP1 dengan HOMA IR (r = - 0,010,p = 0,958). Tidak terdapat korelasi antara PaO2 dengan HOMA IR (r = - 0,0290, p = 0,875). Terdapat korelasi positif antara VEP1 dengan HOMA β dan terdapat korelasi positif antara PaO2 dengan HOMA β. Tidak ada korelasi antara VEP1 dan PaO2 dengan HOMA IR.