;

Abstrak


Eksperimentasi Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (Pmr) Dengan Metode Discovery Learning Pada Materi Pokok Bentuk Aljabar Ditinjau Dari Kemampuan Komunikasi Matematik Siswa Kelas Vii Smp Negeri Se-Kota Pontianak


Oleh :
Jamilah - S851108033 - Sekolah Pascasarjana

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) manakah yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik, pembelajaran menggunakan pendekatan PMR dengan metode Discovery Learning, pendekatan PMR, atau pendekatan pembelajaran langsung pada materi pokok bentuk aljabar, (2) manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik, siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematik tinggi, sedang atau rendah pada materi pokok bentuk aljabar, (3) pada masing-masing kategori pendekatan pembelajaran, manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik, siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematik tinggi, sedang, atau rendah pada materi pokok bentuk aljabar, (4) pada masing-masing tingkat kemampuan komunikasi matematik siswa, manakah yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik, pembelajaran menggunakan pendekatan PMR dengan metode Discovery Learning, pendekatan PMR, atau pendekatan pembelajaran langsung pada materi pokok bentuk aljabar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental semu atau quasi eksperimental dengan rancangan penelitian menggunakan rancangan factorial 3 x 3. Penelitian ini terdiri dari dua variabel bebas, yaitu pendekatan pembelajaran dan kemampuan komunikasi matematik, dan satu variabel terikat, yaitu prestasi belajar matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri se-Kota Pontianak. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 9 kelas VII dari 3 SMP Negeri se-Kota Pontianak, yang terdiri dari 3 kelas eksperimen I, 3 kelas eksperimen II, dan 3 kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik stratified cluster random sampling. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi, yaitu mengumpulkan data hasil ujian nasional tahun pelajaran 2012/2013 untuk mata pelajaran matematika sebagai data kemampuan awal siswa dan metode tes yang terdiri dari tes prestasi belajar matematika berupa 20 soal pilihan ganda untuk mengetahui prestasi belajar matematika dan tes kemampuan komunikasi matematik berupa 5 soal uraian untuk mengetahui tingkat kemampuan komunikasi matematik siswa pada materi pokok bentuk aljabar. Sebelum instumen tes digunakan, dilakukan uji validitas isi dan divalidasi oleh 2 orang validator, analisis tingkat kesukaran dan daya pembeda butir soal, dan uji reliabilitas. Sebelum dilakukan eksperimen, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas populasi, uji homogenitas variansi populasi, dan uji keseimbangan terhadap data kemampuan awal. Uji keseimbangan menggunakan analisis variansi satu jalan dengan sel tak sama. Uji prasyarat analisis data prestasi belajar matematika terdiri dari uji normalitas populasi dan uji xvii homogenitas variansi populasi. Analisis data dilakukan dengan uji hipotesis menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama dengan taraf signifikansi a = 0,01. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tidak terdapat perbedaan pengaruh pendekatan PMR dengan metode Discovery Learning, pendekatan PMR, dan pendekatan pembelajaran langsung terhadap prestasi belajar matematika. Ini berarti bahwa pembelajaran menggunakan pendekatan PMR dengan metode Discovery Learning, pendekatan PMR, dan pendekatan pembelajaran langsung memberikan prestasi belajar matematika yang sama baik pada materi pokok bentuk aljabar. (2) Terdapat perbedaan pengaruh kemampuan komunikasi matematik tinggi, sedang, dan rendah terhadap prestasi belajar matematika. Setelah dilakukan uji komparasi rerata antar kolom, diperoleh bahwa siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematik tinggi mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematik sedang. Siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematik tinggi lebih mempunyai prestasi yang lebih baik dari siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematik rendah. Siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematik sedang mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematik rendah. Tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan kemampuan komunikasi matematik terhadap prestasi belajar matematika. Ini berarti bahwa: (3) pada masing-masing kategori pendekatan pembelajaran, siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematik tinggi mempunyai prestasi yang lebih baik daripada siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematik sedang dan rendah dan siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematik sedang mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang mempunyai kemampuan komunikasi matematik rendah, dan (4) pada masing-masing tingkat kemampuan komunikasi matematik, pembelajaran dengan menggunakan pendekatan PMR dengan metode Discovery Learning, pendekatan PMR, dan pendekatan pembelajaran langsung memberikan prestasi belajar matematika pada materi pokok bentuk aljabar. Kata Kunci: Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR), Metode Discovery Learning, Pendekatan Pembelajaran Langsung, Kemampuan Komunikasi Matematik, Prestasi Belajar Matematika, Bentuk Aljabar.