Abstrak


Perbedaan Perilaku Merokok Ditinjau Dari Tingkat Stres Pada Wanita Dewasa Awal Di Yogyakarta


Oleh :
Shintia Puspa Dewi - G .0108133 - Fak. Kedokteran

Perilaku merokok pada wanita dewasa awal saat ini semakin meningkat. Perilaku merokok yang dilakukan wanita dewasa awal untuk memperoleh perasaan rileks sebagai pelarian dari stres. Stres yang dialami wanita dewasa awal disebabkan permasalahan dalam penyelesaian tugas-tugas perkembangan dengan pola kehidupan baru yang kompleks sebagai seorang dewasa. Permasalahan yang muncul dalam penyelesaian tugas perkembangan baru menimbulkan stres pada wanita dewasa awal. Stres mempunyai tingkatan yang berbeda dan hal tersebut berpengaruh terhadap perilaku merokok yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku merokok ditinjau dari tingkat stres pada wanita dewasa awal di Yogyakarta. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah wanita dewasa awal usia (18-40 tahun) di Yogyakarta yang menjadi perokok aktif dengan jumlah 60 orang. Teknik pengambilan sampel dengan purposive incidental sampling. Alat pengumpulan data menggunakan skala perilaku merokok dan skala tingkat stres. Analisis data menggunakan teknik analisis One Way Anova. Hasil uji One way Anova untuk perilaku merokok ditinjau dari tingkat stres, diperoleh F hitung > F tabel (5,616 > 2,769) dengan probabilitas p-value < 0,05 (0,002<0,05). Hal ini berarti hipotesis diterima, terdapat perbedaan perilaku merokok yang signifikan ditinjau dari tingkat stres pada wanita dewasa awal. Hasil analisis deskriptif menunjukkan adanya perbedaan rata-rata perilaku merokok ditinjau dari tingkat stres. Semakin rendah tingkat stres menunjukkan semakin rendah perilaku merokok, semakin tinggi tingkat stres menunjukkan semakin tinggi pula perilaku merokok pada wanita dewasa awal.