Abstrak


Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Tingkat Pengetahuan Tentang Merokok Dengan Derajat Berat Merokok


Oleh :
Arti Tyagita Kusumawardhani - G.0009029 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang : Salah satu permasalahan medis yang mendunia adalah perilaku merokok. Perilaku merokok seseorang salah satunya ditentukan oleh pengetahuannya, sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan adalah tingkat pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan tentang merokok dengan derajat berat merokok. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara Stratified Random Sampling dan Quota Sampling. Subjek penelitian terdiri atas staf administrasi, honorer, dosen, dan mahasiswa angkatan 2011 FK UNS yang termasuk perokok dan berjenis kelamin laki-laki yang masuk kriteria inklusi dan tidak memenuhi kriteria eksklusi. Seluruh data yang akan didapat dari penelitian nanti akan ditabulasi dan dianalisis dalam program Statistical Programme for Social Science 16 for Windows (SPSS) menggunakan uji korelatif non-parametrik Spearman. Hasil : Terdapat korelasi positif antara tingkat pendidikan dengan derajat berat merokok dengan nilai koefisien korelasinya sebesar 0.165 dan nilai signifikansi (2-tailed) 0.208 menunjukkan bahwa kedua variabel ini memiliki hubungan lemah yang tidak signifikan. Antara tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan memiliki korelasi negatif lemah dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0.522 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0.078. Dan antara tingkat pengetahuan dengan derajat berat merokok juga berkorelasi negatif yang memiliki signifikansi (2-tailed) 0.589 dan koefisien korelasinya 0.071. Simpulan Penelitian : Tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan tentang merokok dengan derajat berat merokok.