Abstrak
Risk Management Disclosure Dalam Prespektif Stakeholder Theory: Studi Empiris Perbankan Indonesia
Oleh :
Tri Rejeki Arumsari - F1310086 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan stakeholder
theory terhadap risk management disclosure perusahaan perbankan di Indonesia.
Stakeholder theory direpresentasikan dengan leverage, blockholder ownership,
kepemilikan manajerial, proporsi Komite Audit Independen, ukuran Komite
Pemantau Risiko, Return on Equity (ROE), dan Tobins’q
Pengukuran tingkat risk management disclosure dalam penelitian ini
menggunakan item-item yang terdapat dalam Lampiran Surat Edaran Bank
Indonesia Nomor: 13/23/DPNP/2011. Sampel yang digunakan dalam penelitian
ini berjumlah 84 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa efek Indonesia
tahun 2009-2011. Sampel tersebut dipilih dengan menggunakan teknik purposive
sampling.
Rerata tingkat risk management disclosure sebesar 52,24%. Hal tersebut
mengindikasikan bahwa tingkat kepatuhan perbankan di Indonesia dalam
mengungkapkan informasi mengenai risk management masih rendah, mengingat
risk management disclosure adalah salah satu pengungkapan wajib (mandatory
disclosure) sesuai dengan PSAK No. 60 (revisi 2010), PBI Nomor:
11/25/PBI/2009. Hasil pengujian regresi menunjukan adanya pengaruh negatif
signifikan antara variabel blockholder ownership dan kepemilikan manajerial, dan
pengaruh pengaruh positif signifikan antara variabel ukuran Komite Pemantau
Risiko terhadap risk management disclosure. Variabel lainnya yaitu leverage,
proporsi Komite Audit Independen, ROE dan Tobins’q tidak berpengaruh
terhadap tingkat risk management disclosure.