Abstrak


Strategi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda Dan Olah Raga Kabupaten Wonogiri Dalam Mengembangkan Potensi Museum Wayang Indonesia Sebagai Objek Wisata Budaya


Oleh :
Dedi Setyawan - D.0108051 - Fak. ISIP

Pariwisataa dalah segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata dan usaha-usaha yang terkait di bidang tersebut. Kabupaten Wonogiri merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah yang memiliki aneka ragam tempat wisata, salah satu wisata tersebuta dalah Museum Wayang Indonesia yang memiliki nilai budaya yang tinggi, akan tetapi potensi yang dimiliki museum tersebut belum dikembangkan seara maksimal. Maka dari itu, perlua danya suatu usaha atau strategi untuk mengembangkan Museum Wayang Indonesia agar dapat berkembang dan menarik minat wisatawa untuk berkunjung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan untuk memperoleh gambaran tentang strategi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda Dan Olah Raga Kabupaten Wonogiri Dalam Mengembangkan Potensi Museum Wayang Indonesia Sebagai Objek Wisata Budaya. Pengumpulan data-data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif yang terdiri atas tiga komponen yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan Data yang diperoleh diuji validitasnya dengan menggunakan tekhnik triangulasi metode yaitu penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data sejenis tetapi dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang berbeda. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda Dan Olah Raga Kabupaten Wonogiri Dalam Mengembangkan Potensi Museum Wayang Indonesia Sebagai Objek Wisata Budaya menggunakan strategi fungsional dimana didalam strategi tersebut ada tiga jenis, yaitu : strategi fungsional ekonomi, strategi fungsional manajemen dan strategi isu stratejik. Ketiga strategi tersebut menjadi dasar dalam melaksanakan strategi pengembangan Museum Wayang Indonesia yang berdasarkan pada Perencanaan Pengembangan Museum di Jawa Tengah dalam rangka promosi visit Jawa Tengah 2013 yang diselenggarakan di Bandungan, 20 maret 2012. Adapun isi dari strategi tersebut adalah pelestarian, pembinaan, dan pengembangan. Pelestarian yang dilakukan meliputi perawatan wayang dan pemugaran gedung agar wayang yang disimpan tetap lestari dan tidak rusak. Kemudian pembinaan yang dilakukan meliputi pembinaan terhadap pegawai serta pengawasan lingkungan. Sedangkan untuk pengembangan meliputi menambah koleksi wayang dan bekerja sama dengan pihak yang terkait.