Abstrak


Perencanaan Kebutuhan Bahan Baku Dalam Proses Produksi Kain Grey 100% Rayon Dengan Metode Material Requirement Planning (Mrp) Pada Pt. Sari Warna Asli Iii Karanganyar


Oleh :
Heri Prasestyo - F3509033 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Tujuan perusahaan mengadakan perencanaan dan pengendalian bahan baku yaitu untuk meminimumkan biaya dan memaksimalkan laba dalam waktu tertentu. Masalah utama dalam perencanaan dan pengendalian bahan baku adalah menyelenggarakan persediaan bahan baku yang paling tepat agar proses produksi berjalan dengan lancar dan biaya persediaan bahan baku tidak berlebihan. Dalam hal ini penulis melakukan penelitian mengenai pengendalian persediaan bahan baku kain Grey SN R153 pada PT. Sari Warna Asli III Karanganyar, yaitu perusahaan yang bergerak di bidang tekstil yang berlokasi di Jl. Raya Solo-Sragen KM 9-10 Desa Brujul, Jaten, Karanganyar. Dalam penelitian pada PT. Sari WArna Asli III, untuk perencanaan bahan baku kain Grey Sn R153 dengan jumlah pemesanan 1.295.000 yard dengan On Hand 61.674 yard maka diperoleh pemesanan sebanyak 1.233.326 yard. Sehingga pemesanan dalam jumlah 1.233.326 yard membutuhkan bahan baku dengan item: benang pakan sebanyak 59.237 kg dan benang lusi sebanyak 117.043 kg yang harus tersedia pada minggu ke 2, sedangkan di minggu pertama harus tersedia bahan baku penolong berupa Poly UDML sebanyak 732 kg, Poly ARZB sebanyak 73 kg, Stacid sebanyak 732 cc, dan Air sebanyak 7.535 cc. Berdasarkan hasil dari penelitian di perusahaan PT. Sari Warna Asli III Karanganyar, maka saran yang dapat diberikan penulis kepada perusahaan adalah PT. Sari Warna Asli III Karanganyar sebaiknya dapat mempertimbangkan metode MRP dalam merencanakan bahan baku, sehingga kekurangan persediaan, kelebihan persediaan, dan efektifitas produksi dapat dikendalikan untuk memperoleh hasil yang maksimal.