Abstrak


Perbedaan Tingkat Depresi Pada Mahasiswi S1 Yang Sudah Menikah Dan Belum Menikah Di Universitas Sebelas Maret Surakarta


Oleh :
Muhammad Dody Hermawan - G.0004144 - Fak. Kedokteran

Tujuan Penelitian: Depresi adalah suatu gangguan perasaan dengan ciri-ciri semangat berkurang, rasa harga diri rendah, menyalahkan diri sendiri, gangguan tidur dan makan. Pernikahan memberikan rasa aman secara psikis dan sosial, memberikan tempat untuk mengekspresikan perasaan, dan menstabilkan emosi, sehingga menurunkan tingkat depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan tingkat depresi antara mahasiswi S1 yang sudah menikah dan belum menikah. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subyek penelitian adalah 15 orang sudah menikah dan 15 orang belum menikah mahasiswi S1 Universitas Sebelas Maret Surakarta yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner penelitian, kuesioner L-MMPI, dan kuesioner Beck Depression Inventory (BDI). Dengan sebaran data tidak normal, data dianalisis secara statistik dengan program SPSS 16.0 for windows menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian: Pada kelompok mahasiswi yang sudah menikah, 13 responden dikategorikan tanpa depresi, 1 responden depresi ringan, dan 1 responden depresi sedang. Sedangkan pada kelompok mahasiswi yang belum menikah, 12 responden dikategorikan tanpa depresi, dan 3 responden depresi ringan. Berdasarkan analisa data dengan uji komparatif Mann Whitney didapatkan nilai p sebesar 0,701. Karena nilai p > 0,05 maka H0 diterima dan H1 ditolak. Simpulan Penelitian: Tidak terdapat perbedaan tingkat depresi bermakna pada mahasiswi S1 yang sudah menikah dan belum menikah di Universitas Sebelas Maret Surakarta.