Abstrak


Hubungan Antara Usia Pasien Dengan Derajat Keganasan Tumor Ovarium Primer Di Rsud Dr. Moewardi Tahun 2011-2012


Oleh :
Nurlailiyani - G0009158 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang : Di Indonesia, Keganasan ovarium merupakan salah satu kasus ginekologi yang paling sering ditemukan pada perempuan dan menempati urutan ketiga setelah kanker serviks dan kanker payudara. Terdapat 21.990 kasus keganasan ovarium yang terdeteksi pada tahun 2011 dan sekitar 15.460 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Tingginya prevalensi kematian akibat keganasan ovarium di Indonesia dapat disebabkan oleh keterlambatan dalam diagnosis sehingga ketika terdeteksi, penyakit ini telah mencapai stadium lanjut. Kondisi ini disebabkan kurangnya metode yang dapat diandalkan dan spesifik untuk deteksi dini kanker ovarium. Etiologi kanker ovarium belum sepenuhnya jelas. Faktor risiko terkuat yang diketahui adalah meningkatnya usia. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia pasien dengan derajat keganasan tumor ovarium primer di RSUD Dr. Moewardi Tahun 2011-2012. Metode Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah pasien dengan diagnosis klinis tumor ovarium di RSUD Dr. Moewardi. Jumlah sampel adalah sebanyak 110 orang diambil dengan teknik consecutive sampling. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data sekunder rekam medik pasien dan memberikan kuesioner kepada sampel (data primer). Setelah data diperoleh, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil Penelitian: Dari 110 sampel penelitian terdapat 82 kasus keganasan ovarium dan 28 jinak. Sejumlah 48.8 % kasus keganasan terjadi pada wanita di atas 50 tahun dan 53.6 % tumor jinak ditemukan pada wanita usia 35-50 tahun. Pengujian statistik dilakukan terhadap variabel penelitian yaitu kelompok usia dan derajat keganasan tumor ovarium. Pengujian statistik menghasilkan nilai uji statistik (X2) sebesar 10.028 dengan signifikansi (p) sebesar 0.018. Nilai p < 0.1 berarti bahwa pada taraf kepercayaan 90 % atau tingkat signifikansi 10 % korelasi kedua variabel signifikan. Simpulan Penelitian: Terdapat hubungan antara kelompok usia pasien dengan derajat keganasan tumor ovarium primer. Keganasan tumor ovarium mengalami peningkatan sejalan dengan bertambahnya usia.