Abstrak


Hubungan Ukuran Tubuh, Bobot Badan Dan Bobot Karkas Kambing Lokal Betina Di Rumah Pemotongan Hewan (Rph) Kambing Surakarta


Oleh :
Abdul Hakim - H.0506015 - Fak. Pertanian

Jumlah produksi daging kambing sangat berkaitan erat dengan kualitas karkas yang dihasilkan. Ketika memberikan penilaian terhadap kualitas karkas kambing terlebih dahulu harus diketahui tentang bobot badan. Bobot badan dapat diketahui dengan melakukan penimbangan dengan alat timbang. Namun, di lapangan sulit ditemukan alat timbang, sehingga untuk mempermudah hal tersebut terdapat alternatif yang dapat digunakan untuk menduga bobot badan ternak kambing yaitu dengan pendekatan menggunakan ukuran tubuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ukuran tubuh, bobot badan dan bobot karkas kambing lokal betina. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan melakukan pengukuran ukuran tubuh ternak selama dua bulan yaitu dari tanggal 6 Juni 2010 sampai 13 Juli 2010, di RPH Kambing Surakarta.Materi yang digunakan kambing lokal betina berjumlah 125 ekor. Parameter yang diamati adalah ukuran tubuh meliputi: panjang badan; lingkar dada; tinggi badan dan tinggi pinggul, bobot badan dan bobot karkas. Data dianalisis menggunakan analisis korelasi regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi (r) dan determinasi (R2) yang paling besar antara panjang badan, lingkar dada, tinggi badan dan tinggi pinggul terhadap bobot badan adalah pada Poel ke-3 masing-masing yaitu 0.839, 0.704 ; 947, 0.897; 0.809, 0.654 dan 0.852, 0.726. Nilai r dan R2 antara bobot badan dan bobot karkas pada umur belum poel, poel 1, poel 2, poel 3 dan poel 4 berurutan adalah 0.613; 0.375, 0.487; 0.237, 0.796; 0.633, 0.959; 0.920 dan 0.966; 0.933. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang erat antara ukuran tubuh yang meliputi: panjang badan; lingkar dada; tinggi badan dan tinggi kemudi dengan bobot badan dan bobot karkas kambing lokal betina di RPH Kambing Surakarta. Ukuran tubuh mempunyai hubungan paling erat dengan bobot badan pada kambing lokal betina pada umur poel ke-3 dan lingkar dada mempunyai hubungan paling erat terhadap bobot badan (r = 0.947), selanjutnya tinggi pinggul (r = 0.852), panjang badan (r = 0.839 ) dan tinggi badan (r = 0.809) sehingga dapat digunakan sebagai dasar untuk mengestimasi bobot badan. Bobot badan mempunyai hubungan sangat erat dengan bobot karkas pada umur poel 2, 3 dan 4 (r = 0.796, 0.959 dan 0.966).