Abstrak


Analisis Pengendalian Kualitas Gula Di Pg Tasikmadu Kabupaten Karanganyar


Oleh :
Suciana Rahmawati - H.1310005 - Fak. Pertanian

Adanya perbedaan kualitas produk yang dihasilkan oleh perusahaan dengan kualitas yang ditentukan oleh pemerintah mengakibatkan produk tersebut tidak layak untuk dipasarkan. Pada tahun 2011 ditemukan dua jenis misdruk di PG Tasikmadu, yaitu misdruk jenis scrab sugar dan krikilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui masalah apa yang terkait dengan kualitas gula di PG Tasikmadu Kabupaten Karanganyar, untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kualitas gula di PG Tasikmadu Kabupaten Karanganyar, untuk mengetahui faktor apa yang paling dominan mempengaruhi kualitas gula di PG Tasikmadu Kabupaten Karanganyar, untuk mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas gula di PG Tasikmadu Kabupaten Karanganyar. Metode dasar penelitian ini adalah metode deskripsianalisis. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja atau purposive, yaitu PG Tasikmadu dengan pertimbanganmasih ditemukan permasalahan terkait kualitas gula, permasalahan ini berupa ditemukannya kualitas produk gula yang tidak sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan oleh pemerintah (SNI) atau produk misdruk. Penentuan responden pada penelitian ini secara purposive. Metode analisis data yang digunakan adalahStatistical Quality Control (SQC) dengan alat bantu Lembar Pengecekan (Check Sheet), Histogram, Peta Kendali (Control Chart), Diagram Pareto dan Diagram Sebab - Akibat (Fishbone Diagram). Hasil analisis peta kendali menunjukkan bahwa tidak seluruh data berada dalam batas kendali yang telah ditetapkan, terdapat 1 (satu) data rata-rata proses produksi yang berada di luar batas kendali. Pada tahun 2009 rata-rata proses produksi berada di luar batas kendali bawah (LCL) yang ditentukan sebesar 0,19%. Namun pada tahun 2010 dan 2011 rata-rata proses produksi mulai terkendali. Berdasarkan diagram pareto, prioritas perbaikan bukan jumlah misdruk terbesar, namun perbaikan dilakukan dengan memfokuskan pada misdruk jenis krikilan. Karena misdruk jenis krikilan mengalami kenaikan jumlah setiap tahunnya, sedangkan keberadaan misdruk jenis Scrub Sugar sudah mengalami penurunan jumlahnya. Dari analisis diagram sebab akibat diketahui faktor penyebab misdruk dari faktor manusia, mesin, lingkungan kerja dan metode.