Abstrak


Komunikasi terapeutik dokter dan paramedis dengan pasien di rumah sakit umum pku muhammadiyah karanganyar (Diskripsi Tentang Komunikasi Terapeutik Dokter Dan Paramedis Dengan Pasien Di Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Karanganyar)


Oleh :
Lukmono Ginanjar Utomo - D.1209051 - Fak. ISIP

Skripsi ini tersusun dari ketertarikan penulis pada aktivitas komunikasi yang dilakukan oleh dokter dan perawat dengan pasien dalam hal membantu proses penyembuhan. Komunikasi pelayanan kesehatan sangat penting, ketika masyarakat/pasien dalam memperoleh informasi kesehatan. Dalam hal ini, dokter dan perawat sangat berperan penting. Komunikasi menjadi piranti utama dalam bagi dokter untuk menyampaikan pesan dan keinginan dokter terhadap pasien ataupun sebaliknya. Komunikasi menjadi mediator bagi dokter dalam menyampaikan simbol-simbol atau arti yang dimaksudkan oleh dunia kesehatan dalam mencapai tujuan yang diinginkan pasien, yaitu penyembuhan. Komunikasi yang digunakan dalam membantu penyembuhan pasien yang disebut Komunikasi Terapeutik (Therapeutic Communication). Untuk itu penulis melakukan penelitian tentang komunikasi terapeutik yang dilakukan oleh dokter dan perawat terhadap pasien di RS. PKU Muhammadiyah Karanganyar. Penelitian ini merupakan penelitian diskripsi kualitatif yakni dengan menggambarkan bagaimana aktifitas komunikasi terapeutik yang terjadi antara dokter dan perawat dengan pasien di RS. PKU Muhammadiyah Karanganyar dalam rangka membantu proses penyembuhan pasien. penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan studi pustaka, dimana teknik pengambilan sample dengan Purposive Sampling, yaitu informan dokter, perawat dan pasien yang berada di ruang Shofa RS. PKU Muhammadiyah Karanganyar. Teknik analisa yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini bahwa komuniasi terapeutik yang dilakukan RS. PKU Muhammadiyah Karanganyar berjalan dengan baik, yaitu Komunikasi terapeutik dalam menjalin keakraban antara dokter dan perawat ditunjukan dengan sikap yang ramah, tuturkata yang sopan dan santun dan pemberian salam. Proses kegiatan komunikasi terapeutik yang diterapkan di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar dari lima fungsi yaitu, membina hubungan, menetapkan peran dan tanggung jawab, mengumpulkan, menganalisis dan memproses data. Hubungan komunikasi terapeutik terdapat empat tahap, yaitu pra interaksi, perkenalan/orientasi, tindakan dan evaluasi, selain itu dokter dan perawat memiliki teknik atau ketrampilan, antara lain : memandang pasien ketika sedang berbicara, mempertahankan kontak mata, menunjukan sikap dengan penuh perhatian, menganggukkan kepala jika pasien membicarakan hal penting atau memerlukan umpan balik, pertanyaan-pertanyaan terbuka, klarifikasi dan identifikasi pasien, diam sejenak serta memberikan saran. Selain teknik tersebut, dokter dan perawat juga menggunakan teknik sentuhan rohani terhadap pasien. Melalui komunikasi terapeutik, jalinan hubungan dokter dan perawat dengan pasien dapat terbina dengan baik, bahkan menuju hubungan keluarga yang harmonis, dokter dan perawat dengan pasien bekerja sama untuk mencapai tujuan.