Abstrak


Hubungan Antara Koping Stres Dan Persepsi Pola Asuh Otoriter Dengan Kecenderungan Perilaku Agresi Pada Remaja Yang Dimoderasi Oleh Konformitas Teman Sebaya Pada Siswa Kelas Xi Smk Muhammadiyah 4 Boyolali


Oleh :
Yunita Anggaraningtyas - G 0107103 - Fak. Sastra dan Seni Rupa

Perubahan pesat yang terjadi dalam perkembangan remaja membuat remaja berada dalam keadaan sulit. Kegagalan remaja dalam menyesuaikan perubahan yang terjadi dalam diri dan lingkungannya dapat mengarahkan remaja untuk berperilaku maladaptif seperti kecenderungan berperilaku agresi. Koping stres dan persepsi pola asuh otoriter merupakan faktor personal yang terkait dengan kecenderungan perilaku agresi, sedangkan konformitas teman sebaya merupakan faktor lain yang turut mempengaruhi remaja untuk cenderung berperilaku agresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara koping stres dan persepsi pola asuh otoriter dengan kecenderungan perilaku agresi pada remaja yang dimoderasi oleh konformitas teman sebaya pada siswa kelas XI di SMK Muhammadiyah 4 Boyolali. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 4 Boyolali. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan empat skala, yaitu skala kecenderungan perilaku agresi, skala koping stres, skala persepsi pola asuh otoriter dan skala konformitas teman sebaya. Analisis data menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai F-test = 9,108, p 0,05, dan nilai R = 0,395. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima, yaitu ada hubungan yang signifikan antara koping stres dan persepsi pola asuh otoriter dengan kecenderungan perilaku agresi pada remaja yang dimoderasi oleh konformitas teman sebaya. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa nilai F-test sesudah dimoderasi lebih besar dari nilai F-test sebelum dimoderasi (9,108 > 8,411). Ini berarti bahwa konformitas teman sebaya sebagai variabel moderasi memperkuat hubungan koping stres dan persepsi pola asuh otoriter dengan kecenderungan perilaku agresi. Nilai R2 dalam penelitian ini sebesar 0,156 atau 15,6%, terdiri atas sumbangan efektif koping stres terhadap kecenderungan perilaku agresi sebesar 5,6%, sumbangan efektif persepsi pola asuh otoriter terhadap kecenderungan perilaku agresi sebesar 4,0% dan sumbangan efektif konformitas teman sebaya terhadap kecenderungan perilaku agresi sebesar 6,0%. Ini berarti masih terdapat 84,4% faktor lain yang mempengaruhi kecenderungan perilaku agresi selain koping stres, persepsi pola asuh otoriter dan konformitas teman sebaya.