Abstrak


ANALISIS SISTEM PENGANGKUTAN SAMPAH KOTA SURAKARTA DENGAN METODE PENYELESAIAN VEHICLE ROUTING PROBLEM (VRP) ( The analysis of garbage transportation system in Surakarta with vehicle routing problem solving method )


Oleh :
Muhammad Romadlana Al’aziz - I 1107059 - Fak. Sastra dan Seni Rupa

Peningkatan jumlah penduduk di perkotaan sering kali menimbulkan beberapa permasalahan. Salah satu diantaranya terkait dengan sampah yang dihasilkan dari aktivitas masyarakat itu sendiri. Peningkatan jumlah penduduknya diikuti oleh peningkatan jumlah volume sampahnya. Kenyataan ini semakin rumit dengan sistem pengangkutan sampah yang tidak mampu menangani permasalahan limbah ini setiap hari sehingga terjadi penumpukan sampah dibeberapa wilayah. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan solusi dari permasalahan sampah dengan cara membuat rute pengangkutan sampah yang efektif dan efisien pada setiap wilayah yang ada dengan keterbatasan unit truk pengangkut (dump truck). Penentuan rute dapat diselesaikan dengan menggunakan metode VRP (Vehicle Routing Problem) yang didalamnya terdapat algoritma penghematan. Tujuan dari metode tersebut untuk meminimalkan total jarak perjalanan semua kendaraan dan untuk meminimalkan secara tidak langsung jumlah kendaraan yang diperlukan dalam melayani semua tempat pemberhentian. Hasil dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa rute usulan yang dihasilkan dapat memaksimalkan volume sampah yang diangkut, mengurangi jarak tempuh, dan waktu tempuh total. Total volume sampah yang terangkut rute sekarang sebesar 445,1 m3, bila menggunakan rute usulan volumenya bertambah menjadi 455,3 m3, penambahan yang terjadi sebesar 10,2 m3 atau 0,02% dari total volume sampah awal. Total jarak tempuh rute sekarang sebesar 770,6 km, bila menggunakan rute usulan jaraknya turun menjadi 673,3 km, penurunan yang terjadi sebesar 97,3 km atau 0,14% dari total jarak tempuh awal. Total waktu tempuh rute sekarang sebesar 2279 menit, bila menggunakan rute usulan waktunya berkurang menjadi 2023 menit, pengurangan yang terjadi sebesar 256 menit atau 0,13% dari total waktu tempuh awal. Selain itu, dapat menghemat 2 armada truk pengangkut sampah dari 23 truk yang beroperasi menjadi 21 truk.