;

Abstrak


Eksperimentasi Model Pembelajaran Numbered Heads Together Dan Jigsaw Dengan Pendekatan Kontekstual Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Kecerdasan Majemuk Siswa SMP Negeri Kota Madi


Oleh :
Rosa Rosdiana Retno Handayani - S851108063 - Sekolah Pascasarjana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) manakah yang memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik, model pembelajaran konvensional, Numbered Heads Together atau Jigsaw dengan pendekatan kontekstual, (2) manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik, siswa dengan kecerdasan bahasa, matematika logika, atau interpersonal, (3) pada masing-masing kecerdasan majemuk, manakah model pembelajaran yang memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik, model pembelajaran konvensional, Numbered Heads Together atau Jigsaw dengan pendekatan kontekstual, dan pada masing-masing model pembelajaran, manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik, siswa dengan kecerdasan bahasa, matematika logika, atau interpersonal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 3x3. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri Kota Madiun tahun pelajaran 2012/2013 dengan siswa SMPN 4 Madiun, SMPN 6 Madiun, dan SMPN 10 Madiun sebagai sampel. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified cluster random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes prestasi belajar matematika dan angket kecerdasan majemuk. Pengujian hipotesis menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Uji hipotesis menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran Jigsaw dengan pendekatan kontekstual memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model pembelajaran konvensional dan Numbered Heads Together, sedangkan model pembelajaran Numbered Heads Together memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model pembelajaran konvensional, (2) tidak terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa dengan kecerdasan bahasa, matematika logika dan interpersonal, (3) pada masing-masing kecerdasan majemuk, model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan pendekatan kontekstual memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model pembelajaran konvensional dan Numbered Heads Together, sedangkan model pembelajaran Numbered Heads Together memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model pembelajaran konvensional, dan pada masing-masing model pembelajaran, tidak terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa dengan kecerdasan bahasa, matematika logika dan interpersonal. Kata kunci: Model Pembelajaran, Jigsaw, Pendekatan Kontekstual, Numbered Heads Together, Kecerdasan Majemuk.