Abstrak


Analisis Perbandingan Efisiensi Perbankan Syariah Dan Perbankan Konvensional Dengan Metode Data Envelopment Analysis (Dea)


Oleh :
Muhamad Yusuf Arianto - F.0206085 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Data envelopment analysis merupakan salah satu metode statistik non parametrik yang baik untuk menghitung tingkat efisiensi perbankan. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan CCR (Charnes, Copper, Rhodes) atau CRS (Constant Return to Scale) maupun pendekatan BCC (Banker, Charnes, Cooper) atau VRS (Variable Return to Scale). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung tingkat efisiensi perbankan syariah dan perbankan konvensional. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efisiensi perbankan syariah maupun perbankan konvensional, terdapat 10 perbankan syariah maupun konvensional dengan data semesteran selama tahun 2008 dan 2009. Penelitian ini menemukan bahwa dengan pendekatan VRS terdapat 13 data perbankan syariah dan 12 data perbankan konvensional yang mencapai tingkat efisiensi 100%, sedangkan dengan pendekatan CRS terdapat 4 data perbankan syariah dan 1 data perbankan konvensional yang mencapai tingkat efisiensi 100%. Maka, dengan dasar ini terlihat bahwa perbankan syariah masih lebih efisien dari pada perbankan konvensional. Selain itu, penelitian ini juga menghitung rata efisiensi perbankan pada setiap pendekatan. Pada pendekatan VRS, perbakan syariah mencapai rata-rata efisiensi sebesar 76,99%, sedangkan perbankan konvensional mencapai rata-rata efisiensi sebesar 87,7%. Pada pendekatan CRS, perbakan syariah mencapai rata-rata efisiensi sebesar 68,44%, sedangkan perbankan konvensional mencapai rata-rata efisiensi sebesar 78,16%. Maka, dengan dasar ini terlihat bahwa secara keseluruhan perbankan konvensional masih lebih efisien dari pada perbankan syariah. Keywords: Data Envelopment Anlaysis, Variable Return to Scale, Constant Return to Scale.