Abstrak


Pembelajaran Fisika Dengan Metode Inkuiri Terbimbing Dan Inkuiri Bebas Termodifikasi Ditinjau Dari Sikap Ilmiah Dan Motivasi Belajar Siswa


Oleh :
Marhudin - S831002050 - Pascasarjana

Pembelajaran Fisika dengan Metode Inkuiri Terbimbing dan Inkuiri Bebas Termodifikasi Ditijau dari Sikap Ilmiah dan Motivasi Belajar Siswa pada pokok bahasan Gaya dan Usaha Tentang Hukum Newton di SMPN 2 Mandirancan Kuningan tahun pelajaran 2010/2011. Tesis, Program Studi Pendidikan Sains, Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret, Surakarta, 2011. Pembimbing I : Prof. Drs. Sutarno M.Sc.P.hD. Pembimbing II : Dra. Suparmi M.A. P.hD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh : (1) metode Inkuiri terbimbing dan inkuari bebas termodifikasi terhadap prestasi belajar siswa (2) perbedaan sikap ilmiah tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar siswa, (3) kategori motivasi siswa tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar siswa, (4) interaksi antara metode pembelajaran dan sikap ilmiah siswa terhadap prestasi belajar siswa, (5). interaksi antara metode pembelajaran dengan motivasi siswa terhadap prestasi belajar siswa, (6) interaksi antara sikap ilmiah dan motivasi siswa terhadap prestasi belajar siswa, (7) interaksi antara penggunaan metode inkuari terbimbing dan inkuari bebas termodifikasi terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode inkuiri terbimbing dan inkuiri bebas termodifikasi, dengan populasi kelas VIII SMPN 2 Mandirancan tahun pelajaran 2010/2011 sejumlah 4 kelas. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling sejumlah 2 kelas. Teknik pengumpulan data tes kognitif digunakan metode tes, sedang prestasi afektif, sikap ikmiah dan motivasi dilakukan dengan metode angket. Instrumen diuji cobakan di SMPN I Cigandamekar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi tiga jalan dengan sel tidak sama. Kesimpulan : (1) terdapat pengaruh penggunaan metode inkuiri terbimbing dan inkuiri bebas termodifikasi terhadap prestasi belajar siswa dimana Inkuiri terbimbing lebih baik dilihat dari rata-rata hasil ulangan harian untuk prestasi kognitif maupun prestasi afektif maupun pencapaian KKM yang telah ditentukan(2) terdapat pengaruh perbedaan sikap ilmiah tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif (3) terdapat pengaruh kategori motivasi siswa tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif maupun afektif (4) Ho diterima ( tidak terdapat interaksi metode dan motivasi terhadap prestasi kognitif dan afektif) 5. Ho diterima maka tidak terdapat interaksi metode dan sikap ilmiah terhadap prestasi kognitif. Dan afektif (6) Ho diterima berarti tidak terdapat interaksi motivasi dan sikap ilmiah terhadap prestasi kognitif dan afektif (7) Ho diterima berarti tidak terdapat interaksi metode, motivasi dan sikap ilmiah terhadap prestasi kognitif dan afektif