Abstrak


Hubungan pengalaman mengajar dan persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru smk swasta se-kecamatan boyolali tahun pelajaran 2011/2012


Oleh :
Nanang Kurniawan - K.2506047 - Fak. KIP

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan pengalaman mengajar dengan kinerja guru;(2) Hubungan persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru;(3) Hubungan pengalaman mengajar dan persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah secara bersama-sama dengan kinerja guru;(4)Hubungan yang lebih kuat antara pengalaman mengajar dan persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SMK swasta se-Kecamatan Boyolali sebanyak 199 guru. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 guru dan responden untuk uji coba penelitian sebanyak 35 guru. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik Proportional Random Sampling.Pengumpulan data menggunakan metode angket. Metode ini bertujuan untuk mengukur variabel pengalaman mengajar, persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah dan kinerja guru. Untuk uji validitas digunakan rumus Product Moment dan untuk uji reliabilitas instrumen digunakan rumus Alpha. Analisis data menggunakan korelasi Product Moment Pearson. Sebelumnya peneliti perlu melakukan pengujian prasyarat analisis yang meliputi: (1) Uji Normalitas Data;(2) Uji Linieritas;(3) Uji Multikolinearitas. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat hubungan positif dan signifikan pengalaman mengajar dengan kinerja guru. Hal ini berdasarkan hasil uji hipotesis pertama dengan analisis korelasi product moment yaitu rhitung> rtabel (0,551 > 0,254) pada taraf signifikansi 5%; (2) Terdapat hubungan positif dan signifikan persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru. Hal ini berdasarkan hasil uji hipotesis kedua dengan analisis korelasi product moment yaitu rhitung> rtabel (0,495 > 0,254) pada taraf signifikansi 5%; (3) Terdapat hubungan positif pengalaman mengajar dan persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah secara bersama-sama dengan kinerja guru. berdasarkan hasil uji hipotesis dengan analisis korelasi ganda yang memperoleh hasil Fhitung> Ftabel (24,495 > 3,159) pada taraf signifikansi 5%; (4) Sumbangan efektif pengalaman mengajar sebesar 26,1% dan persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah sebesar 20,1%. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa hubungan pengalaman mengajar dengan kinerja guru lebih kuat daripada hubungan persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru. Kata kunci : pengalaman mengajar, persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah,kinerja guru, dan guru SMK