Abstrak


Partisipasi Politik Ditinjau dari Pendidikan dan Status Sosial di Desa Pekandangan, Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara


Oleh :
Barni - K8403002 - Fak. KIP

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1). Hubungan antara pendidikan dengan partisipasi politik di Desa Pekandangan, Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara. 2). Hubungan antara status sosial dengan partisipasi politik di Desa Pekandangan, Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara. 3). Hubungan antara pendidikan dan status sosial dengan partisipasi politik di Desa Pekandangan, Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional. Populasinya adalah seluruh masyarakat Desa Pekandangan yang telah berumur 17 tahun atau sudah / pernah menikah yang belum berumur 17 tahun, sejumlah 1400 orang. Sampel diambil dengan teknik multistage random sampling sejumlah 72 orang. Teknik pengumpulan data pendidikan, status sosial, dan partisipasi politik menggunakan angket sebagai metode utama, sedangkan teknik dokumentasi dan wawancara sebagai metode bantu. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi ganda. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: 1). Ada hubungan positif yang signifikan antara pendidikan dengan partisipasi politik di Desa Pekandangan, Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara dengan kepercayaan hubungan sebesar 0,402 dan sumbangan efektif sebesar 16,159% maka dapat ditafsirkan semakin tinggi pendidikan (X1) akan menyebabkan partisipasi politik (Y) semakin tinggi, demikian pula sebaliknya. 2). Ada hubungan positif yang signifikan antara status sosial dengan partisipasi politik di Desa Pekandangan, Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara dengan kepercayaan hubungan sebesar 0,381 dan sumbangan efektif sebesar 7,994% maka dapat ditafsirkan semakin tinggi status sosial (X2) akan menyebabkan partisipasi politik (Y) semakin tinggi, demikian pula sebaliknya. 3). Ada hubungan positif yang signifikan antara pendidikan dan status sosial dengan partisipasi politik di Desa Pekandangan, Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara dengan kepercayaan hubungan sebesar 0,491 dan sumbangan efektif secara bersama sebesar 24,152% maka dapat ditafsirkan semakin tinggi pendidikan (X1) dan status sosial (X2) secara bersama akan menyebabkan partisipasi politik (Y) semakin tinggi, demikian pula sebaliknya.