;

Abstrak


Analisis proses pembelajaran matematika di kelas VIII akselerasi SMP Negeri 1 Boyolali


Oleh :
Nurmalitasari - S851202040 - Sekolah Pascasarjana

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan perencanaan dan pelaksanaan proses pembelajaran yang dilakukan guru matematika di kelas VIII akselerasi SMP Negeri 1 Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berjenis studi kasus, yaitu mempelajari secara mendalam perencanaan dan pelaksanaan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru dalam pembelajaran matematika di kelas akselerasi. Subjek penelitian ini adalah guru matematika kelas VIII akselerasi semester I SMP Negeri 1 Boyolali (grade pertama) dan guru matematika kelas VIII akselerasi semester II SMP Negeri 1 Boyolali (grade kedua). Data dalam penelitian ini berupa informasi tentang perencanaan dan pelaksanaan proses pembelajaran. Informasi tentang perencanaan proses pembelajaran meliputi proses penyusunan silabus dan RPP. Informasi tersebut diperoleh dengan cara dokumentasi dokumen-dokumen pendukung yang kemudian dijadikan sebagai bahan untuk wawancara dengan subjek. Hasil transkripsi wawancara selanjutnya direduksi dengan cara mengkategorisasikan kedalam dua kelompok yaitu proses penyusunan silabus dan RPP. Langkah selanjutnya adalah mengklasifikasikan data berdasarkan langkah-langkah proses penyusunan silabus dan RPP kemudian ditarik kesimpulan. Teknik validitas data perencanaan proses pembelajaran yang digunakan adalah triangulasi sumber, yaitu dengan mencocokkan data dari guru matematika grade pertama dan guru grade kedua. Informasi tentang pelaksanaan proses pembelajaran meliputi pendekatan, strategi dan metode yang digunakan guru dalam pembelajaran matematika di kelas akselerasi. Data tersebut diperoleh dari hasil transkripsi rekaman kegiatan pembelajaran pada dua observasi. Hasil transkripsi tersebut selanjutnya direduksi untuk memperoleh informasi terkait pendekatan, strategi dan metode yang digunakan guru dalam pembelajaran. Langkah selanjutnya adalah mengklasifikasikan data kemudian ditarik kesimpulan. Teknik validitas data pelaksanaan proses pembelajaran yang digunakan adalah triangulasi waktu, yaitu dengan mencocokkan data pelaksanaan proses pembelajaran pada observasi pertama dan observasi ketiga. Hasil penelitian ini adalah: 1) Perencanaan proses pembelajaran matematika di kelas VIII akselerasi SMP Negeri 1 Boyolali sama dengan perencanaan proses pembelajaran matematika di kelas reguler, perbedaannya terletak pada alokasi waktu. Proses penyusunan alokasi waktu pembelajaran di kelas akselerasi setiap kompetensi dasar dilakukan dengan memperhatikan jumlah minggu efektif yang dilihat dari kalender akademik akselerasi, jumlah, kedalaman, tingkat kesulitan, dan tingkat kepentingan suatu kompetensi dasar. 2) Pelaksanaan proses pembelajaran yang dilakukan guru matematika di kelas VIII akselerasi SMP Negeri 1 Boyolali lebih menekankan pada aktivitas peserta didik. Hal tersebut terlihat dari pendekatan yang digunakan oleh guru yaitu pendekatan tingkah laku (behavior therapy), pendekatan kegiatan pembelajaran yang menekankan pada teori tingkah laku sebagai aplikasi dari teori behaviorisme. Strategi yang digunakan guru dalam pembelajaran matematika adalah strategi pembelajaran yang menekankan aktivitas siswa. Metode yang digunakan guru yaitu mengkombinasikan beberapa metode yaitu metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan latihan yang penggunaannya menekankan pada aktivitas siswa. Kata Kunci: perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, akselerasi