Abstrak


Keanekaragaman Fitoplankton Di Waduk Mulur Sukoharjo Dan Hubungannya Dengan Parameter Lingkungan


Oleh :
Ibnu Sholikhin - M0405030 - Fak. MIPA

Waduk Mulur Sukoharjo merupakan salah satu waduk yang fungsi utamanya untuk pengairan daerah pertanian. Dari masyarakat sekitar juga memberdayakannya untuk kegiatan perikanan dalam karamba, persawahan di tepi waduk dan wisata pemancingan. Pemanfaatan yang berlebihan tentunya akan merusak perairan waduk Mulur yang kemudian mempengaruhi kehidupan masyarakat sekitar. Salah satu organisme yang terpengaruh kehidupannya adalah fitoplankton, dan komunitas fitoplankton juga dapat mengindikasikan kualitas perairan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman fitoplankton di waduk Mulur Sukoharjo. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik yang mewakili habitat yang berbeda yaitu stasiun I adalah pintu air, stasiun II karamba dan stasiun III adalah daerah tengah waduk. Data yang diperoleh kemudian diasosiasikan dengan baku mutu Air PPRI No.82 tahun 2001, untuk menguji hubungan keanekaragaman fitoplankton dengan parameter lingkungan dilakukan dengan analisis regresi dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor suhu, kecerahan, pH, DO, nitrat dan fosfat masih berada dalam standar baku mutu air kelas 3 menurut PPRI No. 82 tahun 2001, sedangkan faktor BOD dengan kandungan tertinggi 15,76 mg/l sudah berada di luar ambang batas baku mutu air kelas 3. Ditemukan empat filum besar fitoplankton yaitu Cholorophyta, Chrysophyta, Cyanophyta dan Euglonozoa yang ditemukan di setiap stasiun, dan spesies yang paling banyak ditemukan adalah Anabaena sp, Diatoma sp dan Cyclotella sp. Keanekaragaman fitoplankton di waduk Mulur sudah dalam keadaan kestabilan sedang atau sedang mengalami pencemaran sedang dengan nilai indeks diversitas diantara satu dan tiga (1