;

Abstrak


Identitas perempuan dalam new media (Studi Kasus Identitas Perempuan Karir dalam Jejaring Sosial Facebook )


Oleh :
Errika Dwi Setya Watie - S230809004 - Sekolah Pascasarjana

Daya interaktifitas tinggi dan kemampuan menciptakan jejaring pengguna secara luas merupakan ciri utama new media yang membedakannya dengan old media. Dalam media baru, semua pengguna dimungkinkan untuk lebih bisa menampilkan identitas dirinya, lebih berani mengekpresikan dirinya. Kondisi ini berlawanan dengan apa yang ditemukan sebelumnya pada old media. Pengguna old media tidak memiliki kebebasan dalam menampilkan dirinya. Hal ini sesuai dengan teori muted group, yang mengatakan bahwa media pada dasarnya tidak memperlakukan orang secara sama, bahwa ada kelompok dominan yang mengendalikan tampilan didalamnya. Penelitian ini dilakukan dengan studi kasus pada perempuan karir usia 21-40 tahun, yang memiliki akun Facebook, guna mengetahui bagaimana sebenarnya perempuan menampilkan identitasnya pada Facebook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata kehadiran new media sejauh ini belum cukup membantu perempuan dalam meningkatkan keberaniannya menampilkan identitas diri. Hal ini terlihat dari masih ditemukannya perempuan yang nyaman dengan mengidentifikasikan dirinya terkait identitas terberi. Walau tak dipungkiri, memang telah ditemukan pula perempuan yang berani menunjukkan prestasi dan kompetensinya sebagai pembentuk utama identitasnya. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa tampilan identitas perempuan dalam facebook begitu kompleks. Ada yang menunjukkan muted identity, ada yang mengalami gender trouble, hingga ada yang secara sadar mengelola tampilan identitasnya sesuai apa yang diinginkannya atau melakukan play identity. Kata kunci : Media Baru, Identitas, Perempuan, Facebook, Muted Identity, Gender Trouble, Play Identity.