Abstrak


Penanda kohesi wacana bahasa jawa dalam obrolan eyang kakung di radio Gema Suara Makmur (GSM) Sukoharjo


Oleh :
Pahdani Triastuti - - Fak. Sastra dan Seni Rupa

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif tentang wacana “Obrolan Eyang Kakung” di Radio GSM Sukoharjo. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan tentang penanda kohesi gramatikal dan leksikal wacana “Obrolan Eyang Kakung” di Radio GSM Sukoharjo. Data yang digunakan berupa data lisan. Data lisan diambil saat “Obrolan Eyang Kakung” berlangsung dengan cara direkam. Pengambilan sampel penelitian ini dengan teknik purposive sampling yang dilakukan dengan selektif dan disesuaikan dengan kebutuhan dan sifat-sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode simak, yaitu menyimak naskah atau teks siaran “Obrolan Eyang Kakung” di Radio GSM Sukoharjo yang berupa wacana. Kemudian dilanjutkan dengan pencatatan terhadap data yang relevan ke dalam kartu data yang telah disiapkan. Setelah data terkumpul lalu diseleksi dan diklasifikasikan sesuai dengan permasalahan dalam penelitian ini dan dilanjutkan dengan analisis data. Analisis data yang digunakan dengan metode padan dan metode distribusional yang berupa tehnik dasar bagi unsur langsung ( BUL) dan teknik lanjutannya yaitu teknik lesap dan teknik ganti untuk mengetahui sejauh mana peranan penanda kohesi gramatikal dan leksikal dalam membentuk keutuhan wacana. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan penanda kohesi gramatikal dan penanda kohesi leksikal. Penanda kohesi gramatikal berupa: referensi dengan pronomina, substitusi, konjungsi, elipsis, dan penanda kohesi leksikal berupa: repetisi, sinonim, antonim, hiponim, kolokasi, dan ekuivalensi. Kehadiran penanda kohesi gramatikal dan leksikal tersebut akan membentuk keutuhan wacana dan mendukung pemahaman wacana.