Abstrak


Hubungan antara minat belajar dan persepsi cara mengajar guru terhadap hasil kognitif belajar fisika siswa sma


Oleh :
Muhammad Irfan Jaya - K2308103 - Fak. KIP

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ada atau tidak adanya : (1) hubungan antara persepsi cara mengajar Guru kelas X SMA N 1 Banyudono dengan hasil belajar Fisika (2) hubungan minat belajar siswa terhadap hasil belajar Fisika siswa kelas X SMA N 1 Banyudono,, (3) hubungan antara persepsi cara mengajar Guru dan minat belajar dengan kemampuan kognitif siswa pada mata pelajaran Fisika di kelas X SMA Negeri Banyudono. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan mengumpulkan data-data kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Populasi yang digunakan adalah keas X SMA N 1 Banyudono, Boyolali. dengan sampel 31 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik cluster sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan angket, sedangkan teknik analisis datanya adalah teknik analisis regresi linier ganda dengan taraf signifikansi 5%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan antara Persepsi cara mengajar Guru dengan kemampuan kognitif siswa pada mata pelajaran Fisika di kelas X SMA N Banyudono tahun ajaran 2012/2013, hal ini ditunjukan dengan rhitung > rtabel dan diperoleh hasil (rh=2,790 > rt=2,048); (2) Ada hubungan yang signifikan antara minat belajar dengan kemampuan kognitif siswa pada mata pelajaran Fisika di kelas X SMA N Banyudono tahun ajaran 2012/2013, hal ini ditunjukan dengan rhitung > rtabel diperoleh hasil (rh=3,236 > rt=2,048); (3) Ada hubungan yang signifikan antara Persepsi cara mengajar Guru dan minat belajar dengan kemampuan kognitif siswa pada mata pelajaran Fisika di kelas X SMA N Banyudono tahun ajaran 2012/2013, hal ini ditunjukan dengan rhitung > rtabel diperoleh hasil (rh=5,578 > rt=3,340). Dalam penelitian ini dilaporkan juga bahwa persamaan regresi linier ganda (Y = 53,177 + 0,971 X1 + 1,663 X2) hal ini berarti bahwa rata-rata satu unit kemampuan kognitif siswa (Y) akan meningkat atau menurun sebesar 0,971 untuk setiap peningkatan atau penurunan satu unit Persepsi cara mengajar Guru (X1). Besarnya sumbangan yang diberikan, maka dapat diperoleh untuk R2 sebesar 0,285 atau 28,5 %, artinya bahwa secara bersama-sama terdapat pengaruh antara variabel independen yaitu Persepsi Cara Mengajar Guru dan Minat belajar terhadap variabel dependen yaitu Hasil belajar sebesar 28,5 %, sedangkan yang 71,5 % dipengaruhi oleh faktor lain, antara lain lingkungan sekolah, orang tua, sarana prasarana sekolah, manajemen sekolah, dan lain sebagainya. Keyword: minat belajar, persepsi cara mengajar guru, hasil kognitif belajar